Wednesday, October 25, 2017

Bupati Nganjuk Ditangkap KPK Lagi, PDIP Langsung Pecat Taufiqurrahman


SIAGA || Nganjuk - KPK hari ini kembali melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Nganjuk Taufiqurrahman. Penangkapan terhadap kader PDIP ini dilakukan di Nganjuk, Jawa Timur.
“PDIP langsung melakukan pemecatan terhadap Taufiqurrahman yang saat ini masih tercatat sebagai kader. “Pemecatan seketika dilakukan ketika Taufiqurrahman kembali ditangkap. Itu memang sudah sesuai dengan garis dan kebijakan partai,” ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Rabu (25/10).
Sebelumnya, Taufiqurrahman pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Ia sempat tersangkut dugaan penerimaan gratifikasi saat menjabat sebagai bupati pada periode 2008-2013 dan 2013-2018. Dia disangkakan pasal 12 B UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Namun, ia menang praperadilan.
Hasto mengatakan sejak tersangkut kasus gratifikasi, PDIP sudah mencopot Taufiqurrahman yang menjabat sebagai ketua DPC Nganjuk. “Bahkan sejak 8 bulan lalu partai sudah memberikan sanksi. Kami copot posisi Ketua DPC Nganjuk,” katanya.
Namun, lanjut Hasto, Taufiqurrahman rupanya tak mau belajar dari kesalahan. Buktinya, ia kembali tertangkap oleh KPK. “Tampaknya ia tak bisa belajar dari kesalahan. Jadi sekarang kami copot,” ujarnya.
Bupati Nganjuk Taufiqurrahman diciduk KPK dalam operasi tangkap tangan. Ia ditangkap karena diduga terlibat dalam suatu kasus tindak pidana korupsi berupa suap. Berdasarkan informasi dihimpun, Taufiqurrahman diketahui juga pernah berurusan dengan pihak KPK sebelumnya. Bahkan dia pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
Sumber : kumparan.com

SHARE THIS

Author:

0 komentar: