Friday, October 27, 2017

Miras Oplosan Asal Pakal Digrebek Polda Jatim

SIAGA || Surabaya - Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil menggerebek Gudang Pabrik Minuman Jamu dan Minuman Beralkohol dari CV. Naga Mas, Pembuatan Minuman Keras Ilegal dan Palsu terletak di Surabaya yang telah beroperasi mulai sejak Tahun 2015 serta menghasilkan Omzet Puluhan Juta Rupiah.

Wadir Reskrimsus Polda Jatim, AKBP Arman Asmara Syarifudin menjelaskan, Dalam penggerebekan Gudang Pabrik CV. Naga Mas yang berada di Jalan Raya Pakal Indah No. 16 Komplek Pergudangan Blok B-18, Kecamatan Pakal, Surabaya, Petugas mengamankan 3 (tiga) orang yang dijadilan saksi yakni, Albert Wan sebagai Direktur l, Suhermin sebagai Administrasi dan Budi Wijayanto sebagai Sopir, ” Tuturnya, Kamis (26/10/2017) sekitar pukul 11.30 wib.

Lanjut Arman Asmara, Selain itu petugas juga mengamankan Barang Bukti minuman keras beralkohol diantaranya 216 (dua ratus enam belas) Karton dengan Merk Raja Jemblung, 105 (seratus lima) Karton dengan Merk Gentong Mas dan 2 (dua) Karton e-Tiket Merk Raja Jemblung, serta 2 (dua) Karton e-Tiket Merk Genting Mas, 19 (sembilan belas) Karton Tutup Botol atau Crown, 3 (tiga) Sak Tutup Botol Plastik, 12 (dua belas) Seal, 3 (tiga) Palet, 15 (lima belas) Karung Botol Kaca Kosong, 11 (sebelas) Drum isi 200 (dua ratus) Liter, hingga Etanol 96 (sembilan puluh enam) persen.

“ 3 (tiga) orang tersebut melakukan pelanggaran secara Hukum, Karena telah melakukan Produksi Minuman Keras (miras) Ilegal dan Palsu. Selain itu juga, Niras yang diperjual belikan ini ternyata Palsu serta mengandung bahan - bahan yang tidak sesuai Standart, ” Ucapnya.

Dijelaskan, Tersangka membuat minuman beralkohol tersebut dengan cara mencampurkan Bahan Baku berupa Gula Rafinasi, Citrid Acid dan Etanol 96%, serta air putih biasa. Setelah selesai, Tersangka ini memasukan Oplosan tersebut kebotol bekas yang sudah disediakan. " Botolnya memang bekas botol Merk Vodka dan Whisky, Dia untuk mengelabui Petugas dan Konsumen. Mereka menempelkan Label yang telah dicetak dari percetakan, ” Terang Arman Asmara.

Dipaparkan mantan Kapolres Probolinggo ini, Miras Palsu bermerek Raja Jemblung, Anggur Ketan Putih, Guci Mas Cap Genthong tersebut dijual oleh Tersangka ke beberapa daerah diantaranya, seperti Sidoarjo dan Surabaya Barat. Saat ditanya terkait Harga Miras Palsu ini, Arman Asmara mengaku Miras ini dijual dengan harga yang lebih murah dibanding Merk Aslinya, ” Imbuhnya.

Menambahkan, Selain melanggar Hukum, Perbuatan mereka juga merugikan masyarakat. Sebab, Miras Ilegal yang di Produksi tersebut selain Palsu juga sangat Berbahaya bila dikonsumsi. Miras Asli saja berbahaya bagi kesehatan, Apalagi yang Miras Palsu, Jelentreh Wadir Reskrimsus Polda Jatim.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Mereka dijerat dengan Pasal 142 Undang - Undang RI No. 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan dan atau Pasal 62 ayat 1 Undang - Undang RI No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.( Ridwan )

SHARE THIS

Author:

0 komentar: