Friday, October 27, 2017

Miras Oplosan Asal Pakal Digrebek Polda Jatim


SIAGA || Guna meningkatkan profesional dan kemahiran dalam menggunakan senjata api, baik senjata laras pendek maupun laras panjang (senapan), untuk mendukung kelancaran tugas dalam memberikan pelayanan masyarakat di bidang keamanan, Polres Ngawi mengadakan latihan menembak.

Latihan menembak yang dilaksanakan di lapangan tembak milik Yon Armed 12 Ngawi, diikuti oleh 60 personel dan di prioritaskan para perwira dan brigadir Polres dan Polsek jajaran pemegang inventaris senjata api, khusus untuk anggota Dalmas dan Unit Pam Obvit Sat Sabhara selain menembak senpi laras pendek juga dilatih menembak menggunakan senpi laras panjang, serta para anggota calon pemegang inventaris senpi.

Bagi pemegang inventaris Senpi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat penilaian atau tidak lulus yaitu minimal meraih nilai klas 3, maka senjata api akan ditarik kembali oleh dinas untuk digudangkan, sedangkan bagi calon pemegang inventaris senpi bila tidak lulus penilaian, meski telah lulus syarat lainya maka permohonanya tetap ditangguhkan sampai dinyatakan lulus pada latihan menembak periode berikutnya.

Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja S.I.K, M.Si melalui Kabag Sumda Polres Ngawi Kompol Drs. H. Subiyanto  mengatakan, Bahwa latihan menembak ini rutin dilaksanakan oleh Polres Ngawi, dengan maksud untuk meningkatkan profesionalisme dan kemahiran setiap anggota dalam menggunakan Senpi saat bertugas dengan berpedoman pada SOP.” Ucap Kabag Sumda dengan Tegas.

Tambahannya, Khususnya anggota opsnal pemegang inventaris senjata api. Gunakan dan manfaatkan latihan ini dengan sebaik – baiknya, ta’ati dan ikuti petunjuk yang diberikan oleh instruktur, sehingga diharapkan setiap anggota benar – benar mampu dan mahir dalam menggunakan senpi untuk mendukung tugas – tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dibidang pengamanan, sekaligus antisipasi terhadap aksi teror dan radikalisme.(Hms)
Dijelaskan, Tersangka membuat minuman beralkohol tersebut dengan cara mencampurkan Bahan Baku berupa Gula Rafinasi, Citrid Acid dan Etanol 96%, serta air putih biasa. Setelah selesai, Tersangka ini memasukan Oplosan tersebut kebotol bekas yang sudah disediakan. " Botolnya memang bekas botol Merk Vodka dan Whisky, Dia untuk mengelabui Petugas dan Konsumen. Mereka menempelkan Label yang telah dicetak dari percetakan, ” Terang Arman Asmara.

Dipaparkan mantan Kapolres Probolinggo ini, Miras Palsu bermerek Raja Jemblung, Anggur Ketan Putih, Guci Mas Cap Genthong tersebut dijual oleh Tersangka ke beberapa daerah diantaranya, seperti Sidoarjo dan Surabaya Barat. Saat ditanya terkait Harga Miras Palsu ini, Arman Asmara mengaku Miras ini dijual dengan harga yang lebih murah dibanding Merk Aslinya, ” Imbuhnya.

Menambahkan, Selain melanggar Hukum, Perbuatan mereka juga merugikan masyarakat. Sebab, Miras Ilegal yang di Produksi tersebut selain Palsu juga sangat Berbahaya bila dikonsumsi. Miras Asli saja berbahaya bagi kesehatan, Apalagi yang Miras Palsu, Jelentreh Wadir Reskrimsus Polda Jatim.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Mereka dijerat dengan Pasal 142 Undang - Undang RI No. 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan dan atau Pasal 62 ayat 1 Undang - Undang RI No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.( Ridwan )

SHARE THIS

Author:

0 komentar: