Friday, October 27, 2017

Sat Lantas Polres Ponorogo Adakan Rakor dengan Bentor


SIAGA || Ponorogo – Polres Ponorogo dalam hal ini adalah Sat lantas Polres Ponorogo melaksanakan Rakor dengan Komunitas atau Komunitas mengemudi becak Motor yang lebih sering di singkat dengan sebutan Bentor pertemuan tersebut di laksanakan pada hari Kamis (26/10/2017) pukul 09.00 s/d 11.00 Wib yang di laksanakan di Aula pertemuan Polres Ponorogo.

Pembukaan pertemuan atau rakor tersebut di buka oleh Kapolres Ponorogo yang di wakili oleh Wakapolres Ponorogo Kompol Suharsono, S.H. dan di hadiri oleh Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP Wllian TS, Anggota DPRD TK II bapak Sunartono, Dishub Kabupaten Ponorogo, Sat Pol PP Kab Ponorogo dan Ketua paguyuban Bentor berserta perwakilan Pengemudi bentor 20 orang.

Jajaran Satlantas Polres POnorogo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ponorogo mengingatkan kepada pemilik Becak Bermotor (Bentor) untuk segera merubah konstruksi kembali ke becak kayuh. Hal tersebut, dikarenakan desain bentor dan bendis dinilai sudah melanggar aturan
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP. William TS menjelaskan ” baik bentor maupun becak dengan mesin diesel memang dilarang beroperasi karena melanggar undang-undang.

Lebih lanjut dijelaskan, aturan di dalam Undang-Undang sudah jelas, bahwa memodifikasi kendaraan bermotor secara tidak sah, diancam hukuman kurungan 1 tahun atau denda 24 Juta Rupiah. Sehingga, becak yang dimodifikasi ditambah dengan motor maupun dengan mesin diesel, jelas tidak dibenarkan karena dari aspek teknis tidak memenuhi kelaikan, tidak melalui uji rancang bangun maupun uji tipe” Jelas Kasat Lantas

Dari pihak LLAJ menjelaskan pada intinya masih ada 2 solusi antara lain adalah
 
1. Bentor bisa dilegalkan setelah ada rekomendasi dari dirjen perhubungan darat.
2. Dikembalikan ke becak kayuh.

SHARE THIS

Author:

0 komentar: