Wednesday, October 25, 2017

Tim Densus 88 Awasi HW Terduga Teroris Ponorogo Sejak 8 Bulan Lalu


SIAGA || Ponorogo - Rupanya penangkapan terhadap HW terduga teroris asal Dusun Bangun Asri, Desa/Kecamatan Balong, Ponorogo yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 sekitar pukul 11.20 WIB pada Selasa siang, (24/10), melalui proses panjang. Dari berbagai informasi yang dikumpulkan, Densus 88 tersebut melakukan pengawasan terhadap gerak-gerik HW sejak 7-8 bulan lalu.

“Mereka (Densus 88-red) sudah melakukan kegiatan ini sejak tujuh sampai delapan bulan lalu di seputaran Kecamatan Balong sini. Dan terduga pelaku ini memang asli warga Desa Balong kemudian tadi yang disita ada buku-buku dan termasuk laptop,” ujar Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi, Selasa (24/10).

Hanya saja terkait keterlibatan HW dalam aksi terorisme yang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara pasangan dari Supriyadi dan Sulasmiatun pihaknya enggan membeberkan dengan alasan bukan kewenanganya. Sementara itu Supriyadi selaku bapak HW dirinya tidak begitu yakin terhadap keterlibatan anak pertamanya tersebut.

“Setahu saya tidak terlibat dan saya khawatir salah prosedur dan ada pihak yang dirugikan terutama pihak keluarga gitu lo,” singkat Supriyadi.

Terkait penangkapan HW para tetangganya mengaku cukup kaget mengingat terduga teroris yang keseharianya sebagai teknisi alat komunikasi ini sangat terbuka dan mudah bergaul dengan lingkungan sekitarnya. Hal itu dibenarkan Kolid Rohmad Kepala Desa Balong yang mengatakan jika HW keseharianya cukup baik dan tidak pernah ada permasalahan dengan warga lainya.

“Wajar-wajar saja dan rutinitas keseharianya baik sama dengan warga lainya. Artinya dia ini sebagai warga yang baik dimata kami dan masyarakat,” kata Kolid Rohmad.


Meski demikian guna kepentingan penyelidikan Tim Densus 88 tetap melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap rumah HW. Pada proses penggeledahan sendiri yang memakan waktu dua jam lebih tersebut dijaga ketat petugas Polres Ponorogo dengan senjata lengkap. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: