Monday, November 27, 2017

Cegah Kisruh Pilkades Serentak Dewan Turun Gunung

Siaganews || NGAWI. Anggota Komisi I DPRD Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) disejumlah desa untuk memastikan pelaksanaan pilkades serentak yang digelar pada 03 Desember 2017 mendatang bisa berjalan sesuai mekanismenya. Empat orang wakil rakyat yang mewakili Komisi I pertama kalinya sasar di Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin, Senin (27/11).

Didesa ini, para wakil rakyat melihat dari dekat proses tahapan yang dilakukan panitia pilkades desa setempat. Dijelaskan, di Desa Kenongorejo mulai hari ini hingga tiga hari kedepan masuk pada tahapan kampanye yang diikuti lima orang calon kades. Dari hasil pantauan, pelaksanaan kampanye berjalan kondusif tidak ditemukan indikasi gesekan maupun kontra antar pendukung calon kades.

"Hasil sidak kali ini terpantau aman dari berbagai sisi. Baik itu dari tahapan pilkades maupun koordinasi dengan aparat," terang Siswanto Sekretaris Komisi I DPRD Ngawi, Senin (27/11).

Jelasnya, sidak tidak sebatas ke Desa Kenongorejo melainkan ke tiga desa dari tiga kecamatan  lainya seperti Campurasri-Karangjati, Paras-Pangkur dan Tambakromo-Padas. Semua desa yang di sidak beber Siswanto, masuk pada tahapan kampanye calon kades dalam situasi kondusif. Sambungnya, dari 14 desa yang bakal melaksanakan pilkades serentak ada 2 desa yang terindikasi kerawanan.

"Sesuai pemetaan kita mendasar informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber memang ada dua desa yang diprediksi rawan gesekan antar pendukung. Tetapi kita berharap kepada semua pihak yang berkompeten terus mematau situasinya biar pilkades ini sebagai pesta demokrasi tingkat bawah bisa berjalan baik," urai Siswanto.

Terpisah, Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi menerangkan, untuk mengantisipasi kerawanan pilkades dilapangan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan jajaran polsek maupun koramil. Kabul demikian sapaan akrabnya, meyakini pelaksanaan pilkades serentak yang tinggal menghitung hari tersebut bakal terlaksana sesuai yang dijadwalkan. Dan pelaksanaan pilkades nanti tetap memakai sistim terbaru melalui pungutan suara per dusun dengan pola TPS. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: