Wednesday, November 1, 2017

DPO Ini Tertangkap Usai Terlibat Laka Tunggal Di Jalan Raya Ngawi-Mantingan


SiagaNews || Ibarat pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Itulah peristiwa apes yang dialami seorang pria sebut saja EP (36) warga Dusun Ngireng-Ireng, Desa Sidomulyo, Kecamatan Blambanganlipuro, Bantul. Menyusul EP menjadi pesakitan pengapnya sel penjara pasca kejadian kecelakaan lalu-lintas secara tunggal di Jalan Raya Ngawi-Mantingan kilometer 21-22 masuk Desa Tambakselo, Kecamatan Widodaren, Ngawi pada Senin 30 Oktober 2017 sekitar pukul 20.30 WIB.

Dalam kecelakaan tunggal tersebut berawal, Bus Hino Karyajasa nopol AB 7265 AS yang dikemudikan EP tengah melaju dari timur ke barat. Sewaktu masuk ke tikungan mendadak bus terperosok masuk ke sawah akibat dari sang sopir dalam hal ini EP mengantuk. Meski kejadian kecelakaan saat itu tidak menimbulkan korban jiwa namun kerugian materi mencapai Rp 7 juta.
Benar usai kejadian, EP ini diperiksa ternyata statusnya DPO Polres Tanah Bumbu maka yang bersangkutan langsung ditangkap dan diproses hukum sesuai statusnya, ungkap Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin, Rabu (01/11).

Bebernya, EP merupakan seorang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Polres Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan setelah terlibat kasus dugaan ilegal loging yang terjadi pada Kamis 25 September 2016 sekitar pukul 15.45 WITA. Dan status DPO pada diri EP dikeluarkan setelah yang bersangkutan melarikan diri dari masalah yang menjeratnya saat itu.


Setelah sebelumnya EP disergap petugas Polres Tanah Bumbu saat melintas di Jalan Transmigrasi kilometer 25 masuk Desa Sarimulya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel. Dimana sesuai dakwaanya terhadap EP sebagai terduga pelaku ilegal loging dengan barang bukti sekitar 118 kayu ulin berbagai ukuran. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: