Friday, November 3, 2017

Hari Ketiga Operasi Zebra Di Ngawi Terjaring 550 Pelanggar


Siaganews || NGAWI. Ratusan pengemudi kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat di wilayah Ngawi terjaring Operasi Zebra Semeru 2017 yang digelar jajaran Polres Ngawi. Sesuai rencana awal operasi lalu-lintas yang bakal digelar selama 14 hari tersebut dan berakhir pada 14 November 2017 sampai hari ketiga pelaksanaanya sudah terjaring 550 pelanggar.

Seperti yang dikatakan Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin melalui Kanit Patroli Ipda Agus Andi mengatakan, dari ratusan pelanggar didominasi 60 persen dari pelanggaran marka jalan, rambu-rambu lalu lintas dan perboden. Sedangkan sisanya 40 persen pelanggaran surat-surat kelengkapan berkendara baik STNK maupun SIM.

Sampai hari ketiga operasi zebra kali ini sudah ada ratusan pelanggar yang berhasil kita tindak melalu e-tilang. Dan kita melakukan kegiatan ini dengan dua tindakan hunting system pada daerah-daerah rawan laka atau black spot maupun stasioner, terang Kanit Patroli Satlantas Polres Ngawi Ipda Agus Andi, Jumat (03/11).

Seperti Operasi Zebra yang dilakukan di Jalan Raya Sukowati tepatnya kilometer 1-2 masuk Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi Kota, pada Jumat (03/11), kurang dari satu jam operasi berhasil menjaring puluhan pelanggar mayoritas dilakukan para pengendara sepeda motor yang menerobos marka jalan. Dengan jumlah ini diasumsikan para pengendara seringkali tidak mengindahkan papan rambu lalu-lintas yang terpasang.

Sambung Ipda Agus Andi, selain memberikan surat tilang, ada beberapa kendaraan yang terpaksa disita sementara karena pemiliknya tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM. Mayoritas pengendara yang tekena sanksi tilang tersebut adalah pengguna kendaraan roda dua atau sepeda motor, sisanya kendaraan pribadi dan umum.

Sementara Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja mengatakan, dalam menindak pengendara yang melanggar aturan, pihaknya tidak tebang pilih, yang melanggar pasti diberi sanksi. Dalam operasi itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Ngawi.

Tujuan operasi ini untuk meningkatkan kesadaran dan taat aturan lalu lintas serta mengurangi angka pencurian kendaraan bermotor dan kecelakaan lalu lintas. Apalagi di Ngawi ini dikenal dengan jalur tengkoraknya maka kami mengharap untuk kesadaran berkendara secara baik ditingkatkan, pungkas Kapolres Ngawi AKBP Nyoman Budiarja. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: