Sunday, November 5, 2017

Kapolri Bela Islam di Forum PBB


NEW YORK . Sabtu (04/11/2017). Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia
Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. menyatakan pembelaannya terhadap nama Islam dalam diskusi panel yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

"Islam itu bukan terorisme. Terorisme itu bukanlah Islam," jelas Kapolri, Rabu (1/11).

Kapolri juga membeberkan cara untuk
mencegah penyebaran radikalisme di hadapan 52 perwakilan negara yang tergabung dalam PBB. Pihakya menjelaskan tentang menilai pentingnya konsep strategi pendekatan persuasif dalam menghadapi kelompok terorisme dan radikalisme.

Selain itu Kapolri juga meminta kepada negara global agar tidak hanya mengandalkan pendekatan represif, namun juga melalui konsep pendekatan persuasif , yang menurutnya mampu menurunkan kualitas dan jumlah serangan teror di Indonesia.

"Karena terorisme global tidak mungkin diselesaikan hanya dengan penggunaan senjata," jelas Kapolri.

Jenderal Pol. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. menjelaskan ada lima langkah yang harus dilakukan di dalam pendekatan tersebut, antar lain kontraradikalisasi, deradikalisasi, kontraideologi, menetralisasi saluran, serta menetralisasi situasi yang mendukung penyebaran paham radikal.

Selain itu Kapolri juga mengingatkan
PBB untuk menjaga perdamaian dunia, khususnya di negara-negara Islam.

Dimana menurutnya, PBB perlu memprioritaskan dalam penyelesaian konflik yang melibatkan umat muslim.

(si/lm/rp)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: