Tuesday, November 28, 2017

Kepepet Ekonomi, Perangkat Desa Cangakan Pilih Gantung Diri

Siaganews || NGAWI - Diduga akibat depresi kuat Yanto (48) seorang perangkat Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Ngawi ditemukan meninggal dengan cara tidak wajar yakni gantung diri dirumahnya. Korban ditemukan meninggal dengan mengenaskan tersebut diketahui pertama kalinya oleh istrinya sendiri Wiji sekitar pukul 09.30 WIB, Selasa (28/11). 

Saat itu Yanto ditemukan sudah terbujur kaku dengan posisi leher dijerat memakai tali plastik warna orange yang dikaitkan dengan tiang penyambung atap. Melihat kejadian yang dialami suaminya membuat Wiji teriak minta tolong kepada warga sekitar.

“Korban gantung diri itu memang atas nama Yanto memang seorang perangkat desa jabatanya sebagai bayan kalau tidak salah. Aksi nekat korban pertama kalinya ditemukan istrinya sendiri ketika pulang kerja,” terang Kapolsek Padas AKP Munaji, Selasa (28/11).

Jelasnya, mendasar keterangan yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber waktu olah TKP dilokasi kejadian sebelumnya korban ini terlihat mondar-mandir didepan rumah. Saat itu Wiji istrinya melakukan aktivitas diluar sedangkan korban berada dirumah. 

“Kalau motif korban dari keterangan yang ada memang diduga akibat tekanan ekonomi. Bahkan ada yang menyebut sebelum kejadian itu korban sempat mau pinjam uang kepada pihak lain untuk memenuhi kebutuhanya,” bebe AKP Munaji.

Pungkasnya, dari hasil visum terhadap jenasah korban yang melibatkan tim medis dari Puskesmas Padas tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Dan disimpulkan korban meninggal akibat gantung diri. Selain itu pihak keluarganya menolak proses outopsi pada jenasah korban di RSUD dr Soeroto Ngawi. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: