Saturday, November 4, 2017

Malam Grand Final Dimas & Diajeng Ngawi, Affeto Undang Dewan Juri Berkelas

SiagaNews || Setelah sukses mengggelar 20 besar pemilihan duta wisata Dimas Diajeng Ngawi pada 28 Oktober 2017 lalu. Kini saatnya masuk grand final yang bakal digelar melalui ajang Pemilihan Duta Wisata Dimas Diajeng Ngawi 2017 pada malam nanti, Sabtu (04/11), di alun-alun timur Kabupaten Ngawi.

Agung Prasetya manajer Affeto selaku event organizer dari ajang tersebut mengatakan, pada malam final nanti akan dipilih Dimas Diajeng dari babak 20 besar sebelumnya yang bakal menjadi duta wisata Kabupaten Ngawi 2017. Kata Agung, ajang pemilihan duta wisata yang diselenggarakan Disparpora Ngawi memang penilaian menuju final sangat ketat.

Dan kriteria penilaian dari dewan juri tidak sekedar penampilan melainkan totalitas inner beauty para kontestan itu sendiri. Setelah sebelumnya lolos seleksi baik wawancara, tes tulis, psikotes dan talenta. Dan ajang pemilihan duta wisata yang di start tepat pukul 19.30 WIB bakal menghadirkan para dewan juri berkelas nasional.

“Kami dari Affeto selaku event organizer memang berkomitmen menjaga kwantitas dari prosesi pemilihan Dimas Diajeng ini. Salah satunya menghadirkan para dewan juri yang mempunyai kredibilitas dan professional,” ungkap Agung Prasetya, Sabtu (04/11).

Bebernya, ada tiga dewan juri yang bakal dihadirkan pada malam final pemilihan Dimas Diajeng Ngawi 2017 ini. Antara lain, Hadi Wahyu WR dari Kota Semarang yang tidak asing dilingkup kampus UI sebagai dosen vokasi pariwisata demikian juga dikenal sebagai asesor lembaga sertifikasi usaha pariwisata nasional, consultant on strategic tourism business development dan sebagai professional trainer.

Untuk juri kedua bakal diundang Briansyah Dewandri S asal Surabaya yang pernah menjuarai berbagai event dunia model seperti Duta Budaya FIB Unair 2011, Cak dan Ning Surabaya Wakil I 2012, Cak dan Ning Surabaya Favorit 2012 plus Finalis Duta Bahasa 2012. Untuk aktivitasnya Briansyah Dewandri S tidak lain sebagai presenter TVRI Jawa Timur meski statusnya masih duduk dibangku Unair Surabaya jurusan sastra.


Dan terakhir juri ketiga satu-satunya Srikandi dari Kota Sorong Papua dikenal melalui nama Lita Ayudiah CM. Dimana gadis kelahiran Surabaya 25 tahun silam ini memang berhasil mendulang sederet prestasi mulai Finalis Putri Indonesia Papua Barat 2013, Putri Persahabatan Indonesia 2016, 5 Top Putri Indonesia Papua Barat dan Top 3 Putri Indonesia berbakat Papua Barat 2013. (pr*)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: