Monday, November 20, 2017

Pelaku Curanmor Di Kawasan Alun-Alun Ngawi Mirip Anak Punk


Siaganews || NGAWI - Kawasan alun-alun Ngawi tidak lagi aman, para penjahat pun mengincar sasaran yang sekiranya lemah. Terbukti dari kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dialami Rio Andik Febrianto (17) warga Desa Ploso, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

Remaja yang satu ini menjadi korban curanmor pada Sabtu malam kemarin, (18/11), sekitar pukul 23.30 WIB berujung sepeda motor miliknya jenis Honda Vario warna hitam nopol AE 3814 LH amblas digondol pelaku kejahatan. Kejadian yang menimpa korban baru dilaporkan ke Polsek Ngawi Kota pada Senin, (20/11).

Dihadapan petugas korban menjelaskan, saat malam Minggu tersebut dirinya tengah nonton konser dangdut di kawasan alun-alun barat. Setelah konser selesai Rio bergegas mengambil sepeda motornya yang diparkir disekitar lapangan basket di alun-alun timur. Apesnya, ditengah jalan korban dihadang empat orang tidak kenal yang identik mirip anak punk dan dipaksa untuk minum miras jenis arak jowo (arjo).

Korban mengaku menuruti kemauan pelaku yang berjumlah empat orang mirip anak punk untuk minum miras. Setelah itu Rio tidak sadarkan diri baru bangun pada pagi harinya. Ternyata sepeda motornya sudah tidak ada ditempat parkiran itu, terang Kapolsek Ngawi Kota AKP Sukisman, Senin (20/11).

Tambahnya, akibat curanmor kerugian materi yang dialami korban mencapai Rp 12 juta. Adanya kasus itu, petugas kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi yang ada. Jelas AKP Sukisman, pihaknya terus memburu pelaku termasuk memeriksa para saksi yang ada. (pr)


Punk

NGAWI. Kawasan alun-alun Ngawi tidak lagi aman, para penjahat pun mengincar sasaran yang sekiranya lemah. Terbukti dari kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dialami Rio Andik Febrianto (17) warga Desa Ploso, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

Remaja yang satu ini menjadi korban curanmor pada Sabtu malam kemarin, (18/11), sekitar pukul 23.30 WIB berujung sepeda motor miliknya jenis Honda Vario warna hitam nopol AE 3814 LH amblas digondol pelaku kejahatan. Kejadian yang menimpa korban baru dilaporkan ke Polsek Ngawi Kota pada Senin, (20/11).

Dihadapan petugas korban menjelaskan, saat malam Minggu tersebut dirinya tengah nonton konser dangdut di kawasan alun-alun barat. Setelah konser selesai Rio bergegas mengambil sepeda motornya yang diparkir disekitar lapangan basket di alun-alun timur. Apesnya, ditengah jalan korban dihadang empat orang tidak kenal yang identik mirip anak punk dan dipaksa untuk minum miras jenis arak jowo (arjo).

Korban mengaku menuruti kemauan pelaku yang berjumlah empat orang mirip anak punk untuk minum miras. Setelah itu Rio tidak sadarkan diri baru bangun pada pagi harinya. Ternyata sepeda motornya sudah tidak ada ditempat parkiran itu, terang Kapolsek Ngawi Kota AKP Sukisman, Senin (20/11).

Tambahnya, akibat curanmor kerugian materi yang dialami korban mencapai Rp 12 juta. Adanya kasus itu, petugas kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi yang ada. Jelas AKP Sukisman, pihaknya terus memburu pelaku termasuk memeriksa para saksi yang ada. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: