Tuesday, November 28, 2017

Perampok Modus Debt Collector Marak Di Kota Surabaya

Siaganews || Surabaya - Lemahnya Kepolisian di Kota Surabaya dalam menjalankan tugasnya untuk bertindak kepada para pelaku perampasan sepeda motor dengan mengaku sebagai Juru Tagih Leasing (Debt Collector), Dikarenakan kasus perampasan sepeda motor masih marak terjadi di Kota Surabaya dan Kepolisian di Kota Surabaya hanya tenang - tenang saja mendapati banyaknya laporan dari masyarakat Kota Surabaya.

Hal ini di alami oleh Achmad Taufiq (39 tahun) warga Ngaglik Baru 5 No. 7 Surabaya, Sepeda motor miliknya saat dibawa oleh keponakannya telah di rampas oleh 2 orang yang mengaku sebagai Debt Collector dari leasing FIF Finance yang berkantor di Jalan Rajawali Surabaya pada Selasa, 14 November 2017 lalu.

Adapun Kronologisnya, Saat keponakan Achmad Taufik hendak mencuci sepeda motor yang hendak dibawa ke Jalan Genting Surabaya, Tiba - tiba di hadang oleh 2 orang yang mengaku sebagai Debt Collector dari FIF Finance dan di Paksa untuk mengikuti Para Pelaku menuju ke Kantor FIF yang ada di Jalan Rajawali Surabaya. Dengan sangat terpaksa, Namanya anak masih muda, Merasa takut dan akhirnya ia mengikuti kedua orang itu.

Sesampainya di depan Kantor FIF, Keponakannya disuruh membeli Materai sebanyak 4 buah. Dengan ketakutan, Keponakannya pun berjalan membelinya. Namun saat kembali, Kedua orang yang mengaku Debt Collector bersama sepeda motor miliknya sudah raib. Sehingga Keponakannya pun pulang kerumahnya dengan berjalan kaki, Sembari mencari orang yang telah menghadangnya.

Konsumen FIF finance, Achmad Taufiq saat dikonfirmasi awak media Gerbangnews.com mengatakan, Perampasan sepeda motor miliknya yang telah dilakukan oleh 2 orang yang mengaku Debt Collector sudah dilaporkan ke Polsek Bubutan Surabaya dengan Tanda Bukti Lapor Nomor : TBL/364/XI/2017/SEK BBT, Ucap Achmad Taufik, Selasa (28/11/2017).

Menurut Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2011 tentang Pengamanan Eksekusi Jaminan Fidusia Pasal 2, Tujuan Peraturan ini meliputi : Terselenggaranya pelaksanaan eksekusi jaminan Fidusia secara Aman, Tertib, Lancar, dan dapat dipertanggungjawabkan; dan terlindunginya keselamatan dan keamanan Penerima Jaminan Fidusia, Pemberi Jaminan Fidusia, dan/atau masyarakat dari perbuatan yang dapat menimbulkan kerugian harta benda dan/atau keselamatan jiwa.

Dalam Kasus ini sering terjadi, Namun Kepolisian tidak pernah mau bertindak kepada para Debt Collector dan tidak ada sangsi apapun kepada perusahaan yang telah menyewa pegawai eksternal itu, Sehingga banyaknya Debt Collector yang ada di Kota Surabaya meremehkan dan tidak pernah takut kepada Polisi.

Perlu di ingat, Kasus yang di alami Achmad Taufik pernah terjadi di wilayah Polsek Asemrowo Surabaya dan para anggota Reskrim Polsek Asemrowo telah berhasil menangkap 2 dari ke 3 Tersangka Debt Collector yang mengaku dari Adira Finance setelah melakukan perampasan bukannya di bawa ke Kantor Leasing Adira Finance malah di jual kepada perorangan.

Hingga Berita ini diturunkan, Sepeda motor milik Nasabah Leasing FIF Finance Jalan Rajawali tersebut Raib entah kemana. ( Basori )

SHARE THIS

Author:

0 komentar: