Wednesday, November 8, 2017

Reses, Ibas Tinjau Program PISEW Di Paron-Ngawi

SIAGANEWS || NGAWI. Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) jelang akhir tahun 2017 terus memantau Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di wilayah Dapil VII Jawa Timur. Putra bungsu SBY tersebut yang merupakan legislator dari Partai Demokrat langsung turun lapangan melalui kegiatan reses di Dusun Ngreco, Desa Semen, Kecamatan Paron, Ngawi, Rabu (08/11).

Ibas menekankan, PISEW dibawah leanding sektor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus lebih ditingkatkan menuju penguatan ekonomi desa. Ia membenarkan untuk Jawa Timur sendiri memang ada 59 titik PISEW termasuk ada di dua desa di wilayah Kecamatan Paron yakni Semen dan Gentong.

“Keberadaan PISEW memang harus ditingkatkan karena menyentuh langsung ke masyarakat desa. Karena sangat besar manfaatnya coba kalau program pisew tidak ada maka transportasi darat yang menghubungkan antar desa sangat sulit,” terang Ibas, Rabu (08/11).

Dijelaskannya, tujuan pelaksanaan PNPM-PISEW adalah mempercepat pembangunan sosial ekonomi masyarakat yang berbasis sumberdaya lokal, mengurangi kesenjangan antar wilayah, pengentasan kemiskinan daerah pedesaan, memperbaiki pengelolaan pemerintahan (local governance) dan penguatan institusi di pedesaan Indonesia.

Seperti diketahui kegiatan reses Ibas kali ini langsung meninjau pengerasan jalan melalui pavingisasi di Dusun Ngreco, Desa Semen dengan volume panjang sekitar 800 meter dan lebar 4,5 meter. Sebelumnya suami dari Aliya Rajasa tersebut disambut Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko serta para kepala desa se-Kecamatan Paron dan ribuan warga Desa Semen melalui pagelaran seni Reog.

Disamping itu Ibas pun memberikan bantuan berupa satu set bola plus net volly kepada perwakilan karangtaruna dari 14 desa di Kecamatan Paron. Kemudian di hari yang sama kegiatan Ibas di bumi orek-orek Ngawi ini akan dilanjutkan ke GOR Bung Hatta Ngawi untuk membuka langsung kompetisi futsal EBY Cup 2017. (pr)




SHARE THIS

Author:

0 komentar: