Saturday, November 4, 2017

Sabet Grand Final, Mufti Dan Meydina Pasangan Dimas Diajeng Ngawi 2017

SiagaNews || Pemilihan duta wisata usai sudah digelar ajang Grand Final Dimas Diajeng Ngawi 2017 melalui panggung outdoor di alun-alun Ngawi pada Sabtu, (04/11). Setelah melalui persaingan ketat dari 20 besar hingga mengerucut menjadi 5 besar. Akhirnya menobatkan Mufti Mukaromi dengan nomor urut 19 asal Kecamatan Kedunggalar sebagai Dimas dan Meydina Indriyati dengan nomor urut 3 dari Kecamatan Ngawi Kota dinobatkan sebagai Diajeng.

Dengan demikian pasangan Mufti Mukaromi dan Meydina Indriyati keduanya dinobatkan sebagai pasangan Dimas Diajeng Ngawi 2017 yang ditandai dengan penyerahan tropy sekaligus piala oleh Yulianto Kusprasetyo Kepala Disparpora Ngawi. Yulianto berpesan, agar pemilihan duta wisata Dimas Diajeng Ngawi tahun ini bisa mengubah image dan peran duta wisata dari sekedar ikon menjadi pelaku utama dalam menjalankan kampanye pariwisata untuk Ngawi.

“Saya ingin duta wisata Dimas Diajeng tidak hanya menjadi pembawa nampan dan bertugas menemani pejabat pada acara besar, namun juga bisa menjadi marketer dari berbagai destinasi wisata yang ada di Kabupaten Ngawi. Apalagi di Ngawi seperti diketahui bersama pada tahun 2017 sudah diawali sebagai tahun kunjungan wisata, terang Yulianto Kusprasetyo Kepala Disparpora Ngawi, Sabtu (04/11).

Bebernya, ajang bergengsi pemilihan duta wisata Dimas Diajeng adalah moment tahunan yang diselenggarakan Pemkab Ngawi melalui besutan Disparpora untuk mencari putra-putri terbaik di daerah bumi orek-orek Ngawi ini. Ditempat yang sama Hermiati Retnowulan Asisten I mewakili Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengharapkan, untuk membranding dunia wisata suatu daerah perlu peran langsung dari para pemuda seperti halnya beban yang diemban Dimas Diajeng Ngawi 2017.

Pemilihan duta wisata Dimas Diajeng adalah satu catatan bagi pemuda daerah untuk konsisten dan aktif mempromosikan wisata dan khasanah budaya yang dimilik Kabupaten Ngawi secara total. Mereka harus mempunyai komitmen dan tanggungjawab sesuai gelar yang disandang untuk berinovasi mengeksplor dunia wisata Ngawi secara utuh dan komperhenship, ujar Hermin Retnowulan.

Pada puncak malam final Dimas Diajeng Ngawi 2017, dibawah event organizer Affeto menghadirkan empat dewan juri bertaraf nasional. Seperti Hadi Wahyu WR dari Universitas Indonesia (UI), Briansyah Dewandri S asal Surabaya yang dikenal sebagai Cak dan Ning Surabaya Wakil I 2012, Lita Ayudiah CM asal Kota Sorong Papua yang akrab dikenal sebagai Putri Indones Papua Barat 2014 dan Yenni Susanti asal Kota Ngawi yang lekat dengan kapasitasnya sebagai dewan juri Dimas Diajeng Ngawi sejak 2012 silam.

Berikut selain Mufti dan Meydina ada kategori lain yang diperebutkan yakni Runner Up 1 Dimas Diajeng jatuh pada pasangan Krisna Setya W dengan nomor urut 14 dan Adinda Rochnya A nomor urut 9. Sedangkan Runner Up 2 Dimas Diajeng dikantongi pasangan Ibnu Hampalp S nomor urut 16 dan Hikma Marsya W nomor urut 2. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: