Monday, November 20, 2017

Tidak Mau Kecolongan, Bupati Ngawi Sidak Gedung Dewan Bernilai Miliaran


Siaganews || NGAWI - Pekerjaan proyek kakap gedung DPRD Ngawi senilai Rp 26 miliar lebih awal November 2017 ini rampung dikerjakan seratus persen lebih awal dari masa kontrak dibawah rekanan PT Andys Kencana. Tidak mau dikibuli dengan kwalitas bangunan, Bupati Ngawi Budi Sulistyono/Kanang langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap gedung wakil rakyat berlantai empat tersebut, Senin (20/11).

Memang sudah saya rencanakan renovasi terhadap gedung dewan ini. Dulunya kantor dinas perdagangan yang kita rubah sedemikian rupa menjadi gedung wakil rakyat. Harapan saya terhadap semua wakil rakyat ini bisa menempati gedung yang sebenarnya dan alhamdulilah selesai, terang Kanang, Senin (20/11).

Kanang yang didampingi Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menghendaki setelah penyerahan melalui proses P1 dibawah leanding sektor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Ngawi harus disusul dengan pengadaan mebeler yang ditempatkan sesuai ruangnya. Tetapi teknis pengadaan mebeler tetap menunggu dari hasil penganggaran melalui pos APBD 2018 mendatang.

Saya kira semua kwalitas maupun fasilitas yang ada di gedung dewan terbaru ini sudah sesuai dengan speknya meskipun masih minimalis. Disini sudah ada ruang komisi, fraksi maupun ketua meskipun ruang per anggota dewan ditiadakan. Hasil pemantauan kali ini tidak ada yang perlu dikoreksi lagi, jelasnya.

Seperti diketahui pekerjaan gedung dewan berlantai empat direalisasikan dalam dua tahap sekaligus penganggaranya. Untuk tahap awal 2016 lalu memakan budget lebih dari Rp 12 miliar bersumber APBD 2016 dikonsentrasikan pada pekerjaan struktur bangunan mulai slup, cor beton tiang demikian juga atap.

Sedang tahap berikutnya melalui pos APBD 2017 disediakan dana Rp 14 miliar lebih diperuntukan pada tiga item pekerjaan seperti arsitektur, mechanical elektrik (ME) dan pekerjaan plumbing.Dan sesuai informasinya, standart kwalitas bangunan gedung dewan setara dengan pembangunan hotel tetapi dilihat satuan harganya tetap dibawah satuan harga yang ditetapkan bupati. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: