Friday, December 1, 2017

Cong Datangi Pemkab Ngawi Setelah PTUN Kabulkan Gugatanya

SiagaNews || NGAWI - Suyanto alias Cong bersama kedua kuasa hukumnya Moch Soleh dan Sigit Ikhsan Wibowo langsung mendatangi Pemkab Ngawi usai mendapat kepastian jika gugatanya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya dikabulkan.

Kedatangan Cong ini langsung diterima Sekda Ngawi Moch Sodiq Triwidiyanto, Anwar Rifai Asisten I Bupati Ngawi dan Kabul Tunggul Winarno Kepala DPMD Ngawi, Rabu (29/11).

Menurut Moch Soleh kuasa hukum Cong, PTUN telah mengeluarkan keputusan tertanggal 24 November 2017 yang berisikan tentang penundaan atau skors semua tahapan Pilkades Baderan, Kecamatan Geneng, Ngawi. Dengan demikian, secara otomatis semenjak keputusan keluar semua tahapan Pilkades Baderan demi hukum ditunda.

Kedatangan kita untuk menyampaikan penetapan PTUN yang menskors Pilkades Baderan.

Tujuanya adalah kalau panitia Pilkades tetap kukuh tidak mau mengakomodir Pak Cong ini tentu ada konsekuensi hukum yang sangat keras, terang Moch Soleh, Rabu (29/11).

Alasanya, didalam Permendagri Nomor 65 Tahun 2017 maupun Perda Kabupaten Ngawi Nomor 01 Tahun 2015 dinyatakan bahwa panitia pilkades tingkat kabupaten mempunyai kewenangan untuk mengevaluasi pelaksanaan semua tahapan tahapan pilkades ditingkat desa. Maka mendasar hal itulah dia meminta panitia tingkat kabupaten segera mengeluarkan rekomendasi bahwa smeua tahapan Pilkades Baderan illegal.

Maka dengan ilegalnya tahapan Pilkades Baderan ini jika diteruskan sampai pemungutan suara maka melaporkan ke pihak kejaksaan maupun kepolisian uang satu rupiah yang keluar untuk pilkades ini perbuatan yang melanggar hukum dan patut diduga menjadi tindak pidana korupsi, bebernya.

Hasil pertemuan bersama Sekda Ngawi tandasnya, telah mengamini bahwa penetapan PTUN tidak bisa ditolak dan tentunya harus dijalankan sesuai yang diputuskan. Dengan demikian selaku kuasa hukum Cong dia menyayangkan jika keputusan maupun penetapan PTUN tidak bisa merubah keputusan panitia Pilkades Baderan.

Sisi lain jelas Moch Soleh, selama dalam kurun waktu 2017 pihak PTUN Surabaya baru sekali mengeluarkan penetapan keputusan terkait tahapan pilkades yakni di Desa Baderan.

Tentu mengindikasikan masalah yang terjadi pada tahapan Pilkades Baderan sangat krusial dan perlu dijadikan perhatian bersama.

Ditempat yang sama Moch Sodiq Triwidiyanto Sekda Ngawi membenarkan bahwa Suyanto alias Cong melalui kuasa hukumnya telah meminta untuk menunda atau skors terhadap tahapan Pilkades Baderan setelah ada keputusan dari PTUN Surabaya. Barang tentu penetapan tersebut harus dilaksanakan secara konsisten oleh panitia Pilkades Baderan.

Namun pihaknya pun masih melakukan klarifikasi dengan panitia Pilkades Baderan terkait sikap pasca penetapan PTUN.

Kalau panitia mengakomodir seperti yang diminta Pak Cong ini tentu akan dilakukan Pilkades sesuai waktunya itu. Tetapi yang jelas pihak kami masih menunggu hasil klarifikasi dengan desa, pungkas Moch Sodiq Triwidiyanto. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: