Tuesday, December 12, 2017

Di Ngawi, Kanang Warning Kades Baru Segera On The Track Perkuat Infrastruktur

Siaganews || Bupati Ngawi Budi Sulistyono/Kanang melantik 13 kepala desa (kades) dari 9 wilayah kecamatan di daerahnya di Pendopo Wedya Graha, Senin (11/12),  hasil dari pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada Minggu 03 Desember 2017 lalu. Dibawah sumpah puluhan kades baru tersebut mengucapkan janjinya sebagai pemimpin sekaligus pelayan masyarakat desa sesuai Keputusan Bupati Ngawi Nomor 188/273 sampai dengan 285/404.033/2017. 

Pelantikan ini sengaja kita percepat sebab semua pimpinan wilayah termasuk kades mempunyai tugas berat di akhir tahun 2017 ini yang harus diselesaikan termasuk pembangunan di desa maupun pertanggungjawaban anggaran. Dimana pertanggungjawaban itu harus ditandatangani oleh kades difinitif, terang Kanang, Senin (11/12).

Dia meminta kepada kades baru segera mengambil langkah strategis dan segera adaptasi dengan kondisi sekarang ini. Jangan sampai pembangunan disemua bidang di desa menjadi molor lantaran adanya pilkades. Dan semua kades harus tancap gas merealisasikan program pembangunan yang digariskan Presiden Jokowi dari pinggiran yakni desa.

Seperti pembangunan di wilayah Ngawi sejak tahun 2010 dengan Mbahkung Bangun Desa bisa dikoneksikan dengan program Presiden Jokowi tentang Program Nasional yang harus segera diwujudkan dan semua harus spektakuler. Jangan sampai melakukan program pembangunan yang acapkali terbilang monoton maupun sedang-sedang saja dan harus ada gebrakan. 
Gold kita jelas tahun 2019 nanti. Semua sarana infrastruktur harus mendekati rampung jangan sampai terjadi sebaliknya. Maka kita tekankan semua kades yang baru dilantik progressnya harus on the track jangan melempem, ucap Kanang.

Ditempat yang sama Suyanto Kades Sirigan, pasca dilantik ia segera membuat terobosan dan inovasi di desanya. Terutama tentang peningkatan perekonomian warga harus segera digenjot dengan mengoptimalkan sumber daya di desanya. Poin pertama jelas Suyanto, bakal meningkatkan PADes dengan menggali potensi yang ada di desanya.

Seperti di Sirigan ini sebagai satu kawasan desa yang dari dulu tidak mempunyai pendapatan asli desa (PADes-red). Sudah menjadi komitmen kami sebagai kades baru untuk keluar dari kondisi seperti itu dan segera meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat, jelas Suyanto. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: