Sunday, December 3, 2017

Gus Ipul Manuver Ke Ngawi Temui Kader PDIP

Siaganews || NGAWI - Intensitas politik jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2018 mulai naik. Para kandidat pun mulai ambil start guna memantapkan langkah menuju kursi prestisius jabatan gubernur. Seperti Syaifullah Yusuf/Gus Ipul tidak mau peta wilayah kekuatanya keropos dirinya mulai mendatangi sejumlah wilayah. Kali ini ia menyambangi kalangan kader partai bergambar banteng moncong putih di gedung DPC PDIP Ngawi, Minggu (03/12).

Dengan gaya blak-blakan dihadapan para wartawan Gus Ipul mengaku jika kedatanganya untuk melakukan konsolidasi bersama PDIP Ngawi guna menyusun langkah-langkah strategi pemenangan menuju Pilgub Jatim 2018. Mengingat Ngawi sebagai kantongnya PDIP di wilayah Mataraman atau Jatim barat.

Jelasnya untuk melakukan konsolidasi pemenangan Pilgun Jatim nanti. Jadi semua hasil perencanaan yang telah dibahas tadi bisa ditindaklanjuti dilapangan, terang Gus Ipul, Minggu (03/12).

Ia pun mengaku sangat percaya terhadap pola maupun konsep penggalangan massa yang dilakukan para kader PDIP selama ini. Alasan itu bukan tanpa sebab, pada dasarnya PDIP Ngawi sudah berpengalaman membangun kepercayaan politik di level bawah atau akar rumput yang dibuktikan pada pemilu legislative (Pileg) maupun pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Disinggung strategi pemenangan wilayah Mataraman, orang nomor dua di Jatim sekarang ini lebih cenderung membangun komunikasi politik secara sinergi dan lebih intens antara kalangan nahdliyin dengan PDIP dalam satu keterpaduan agamis nasionalis. Dengan demikian akan saling menutup kelemahan pada semua lini.

Selain itu Gus Ipul mengaku adem-adem saja menyikapi barisan Muslimat yang notabene satu organisasi dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) jika Khofifah Indar Parawansa jadi macung merebutkan Jatim 1. Sebab di dalam NU sendiri sudah menjadi hal biasa apabila terjadi perbedaan politik maupun cara menyikapinya.

Biasa saja dan adem-adem saja sebab di NU sudah biasa ada perbedaan itu. Justru kita melihat itu bukan kendala maupun hambatan jalan saja seperti biasanya, urainya.

Hal senada diucapkan Ketua DPC PDIP Ngawi Dwi Rianto Jatmiko terkait kedatangan Gu Ipul memang erat kaitanya dengan rapat kerja internal PDIP untuk menyusun strategi pemenangan Pilgub Jatim 2018. Dalam kesempatan itu sekitar 600 kader dari jajaran pengurus PDIP Ngawi yang dilibatkan untuk lebih merapatkan barisan menuju tahun politik.

Mulai sekarang ini sudah kita persiapkan bagaimana menyusun tentang strategi pemenangan demikian juga perangkat kerjanya. Maka dari itu kita menyusun schedulenya dan tahapan menuju proses pemenangan nanti seperti apa. Tentu semua itu menjadi tugas pokok dan wajib bagi kita untuk mengamankan perintah partai, tegas Antok panggilan akrab Ketua DPC PDIP Ngawi.

Bicara target PDIP kata Antok adalah menang namun belum berani mematok berapa persentase perolehan suara yang dicapai. Karena sejauh ini belum bisa mengukur peta kekuatan lawan karena yang muncul ke permukaan baru pasangan Gus Ipul-Anas. Namun demikian apapun lawanya Antok mengaku optimis memperoleh suara mutlak untuk Gus Ipul-Anas dari wilayah Ngawi. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: