Sunday, December 17, 2017

Kapolres Ngawi, Akhir Tahun Bersama AKBP MB.Pranatal Hutajulu

SiagaNews || Sebagai perwira menengah MB.Pranatal Hutajulu dengan pangkat AKBP merupakan satu karier yang penuh tanggung jawab apalagi jabatanya sekarang dipercaya sebagai Kapolres Ngawi menggantikan AKBP Nyoman Budiarja awal Desember 2017 lalu. Untuk lebih mengenal wilayah tugasnya terbaru di Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu mengaku belajar banyak dari para tokoh masyarakat maupun agama di kota keripik ini.

Ngawi ini etalasenya Jawa Timur bagian barat tentu mempunyai kultur maupun karakteristik berbeda dengan daerah lainya. Dari alasan itulah untuk secepatnya melakukan adaptasi dengan semua elemen masyarakat di Ngawi ini sehingga harus belajar banyak kepada tokoh-tokoh yang ada, terang MB.Pranatal demikian sapaan akrabnya saat dijumpai di ruang dinas Kapolres Ngawi, Sabtu (16/12).

Ia berpendapat, Ngawi merupakan satu daerah yang penuh khas baik pola kemasyarakatanya maupun kehidupan beragama yang adem dan dinamis. Dan tidak menutup diri dari kehidupan luar dengan tetap mengedepankan keramahan masyarakatnya.

Keharmonisan masyarakat semacam inilah patut dijaga dengan segala konsekuensinya sebagai aparat kepolisian dengan bersikan humanis, pengayom mendasar tupoksi yang harus diemban sebagai Kapolres Ngawi.

Ujar MB.Pranatal, di awal kariernya sebagai Kapolres Ngawi memang dihadapkan pada sederet tugas akhir tahun baik perayaan Natal maupun pergantian tahun baru yang tinggal menghitung hari. Kata pria 41 tahun kelahiran Palembang 16 Desember 1976  mengaku fokus dua hal untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Tentu kami fokuskan yang pertama pada antisipasi pengamanan Natal dan kegiatan masyarakat yang berlibur.Pastinya kami sudah mempersiapkan personel sesuai peranya baik itu bersifat pencegahan maupun penegakan hukum, bebernya.

Untuk pendekatan persuasive tandasnya, mengoptimalkan semua satuan fungsi sesuai peranya mulai Satintel, Sabhara dan Satlantas. Ploting penempatan sendiri akan mengarah pada tempat atau titik kegiatan beribadah khususnya Natal maupun lokasi tempat hiburan masyarakat yang ada di wilayah Ngawi. Untuk perayaan Natal sendiri pihaknya menempatkan personel di 70 Gereja untuk mengamankan 108 kegiatan ibadah salah satunya Misa Natal.

Terkait perayaan Natal akan kami lakukan sterilisasi pra ibadah maupun pada pelaksanaan ibadah di setiap gereja nantinya. Sehingga para jemaat yang melakukan ibadah akan merasa nyaman dan aman, ulas MB.Pranatal.

Kemudian terkait siapa sebenarnya MB.Pranatal, ia pun sedikit berbagai cerita tentang masa lalunya. Ia mengaku sebagai orang Batak keturunan Tapanuli hanya saja di lahirkan di Kota Palembang kemudian hidup bersama kedua orang tuanya di Jakarta sampai tamat SMP. Setelah itu ia hijrah ke Surabaya dan meneruskan lagi ke SMAN 2 Surabaya lulus 1995.

Dari Kota Surabaya inilah awal karier sebagai anggota kepolisian dimulai dengan di awali masuk AKBRI tahun 1995 dan diterima sebagai taruna akademi kepolisian lulus pada tahun 1998. MB.Pranatal mulai ditempatkan di Polda Lampung dan mengingat dari keseriusanya sebagai Korps Bhayangkara untuk berkarier terus akhirnya diputuskan tahun 2005 masuk pendidikan lagi di PTIK.

Setahun lebih  ia digembleng dengan ilmu kepolisian, setelah dianggap cukup MB.Pranatal menerima penugasan lagi awal 2007 di daerah konflik  tepatnya di Kota Poso Sulawesi Utara. Karena situasi kondusif ia menerima amanah untuk berdinas di Polda Jawa Timur mulai 2014. Ternyata hal itu tidaklah cukup, ia menerima panggilan untuk mengikuti pendidikan Sekolah Pimpinan (Sespim) sebelum dirotasi lagi ke Papua Barat.

Baru awal tahun 2016 MB.Pranatal balik lagi ke Polda Jawa Timur menempati jabatan sebagai Kasubid Paminal Bidang Propam. Suami dari Heni Kristiani ini mengaku setiap jabatan yang ia duduki dilaksanakan dengan penuh rasa ikhlas, apalagi sebagai Kapolres Ngawi. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: