Saturday, December 23, 2017

Kematian Sulasi, Kapolres Ngawi Perintahkan Reskrim Telusuri Benang Merah

SiagaNews || Setelah dipastikan korban pembunuhan di Kecamatan Balerejo, Madiun adalah Sulasi (53) warga Dusun Jambe Kidul, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi membuat parat kepolisian daerah setempat langsung bersikap. Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu melalui sambungan telepon menjelaskan, pihaknya melalui Reserse Kriminal (Reskrim) akan membantu Polres Madiun untuk mengungkap kasus kematian Sulasi yang dinilai sadis.

Setelah ada kepastian Satreskrim Polres Ngawi sekarang ini langsung bekerja untuk membantu melakukan pengungkapan kasus ini termasuk mengusut tuntas benang merahnya. Kita tidak bisa berandai-andai tetapi terus berupaya mencari bukti pentunjuk agar kasus tersebut segera terungkap, demikian kata Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu via selular, Sabtu (23/12).

Ia pun membenarkan jika korban sesuai hasil outopsi sebagai Sulasi baik itu mendasar data antemortem hasil keterangan keluarga korban maupun data postmortem melalui personal identifikasi setelah korban meninggal. Seperti sidik jari, konstruksi gigi maupun data lain dari korban. Hanya saja sejauh mana terkait penelusuran tersebut ia mengakui akan secepatnya bertindak.

Sementara itu Marsono kakak korban mengatakan, kematian Sulasi diduga kuat sebagai korban pembunuhan berencana. Dan ia memprediksi pelakunya sudah dikenal korban dan dimungkinkan terkait utang piutang. Sebab, sangat tidak dimungkinkan kalau Sulasi sebagai korban kejahatan murni atau perampokan dan mayatnya dibuang. Sebagai kakak korban ia berharap pihak petugas kepolisian segera mengungkap kasus yang menimpa adiknya tersebut.

Itu jelas pembunuhan berencana sebab pada hari Kamis atau sehari sebelum kejadian itu ada mobil avanza dihalaman rumahnya di Perumahan Lawu Indah. Informasi itu saya dapat dari tetangganya disana maka dari itu saya mewakili keluarga korban untuk secepatnya diungkap, pungkas Marsono. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: