Saturday, December 23, 2017

Mayat Miss X TKP Balerejo Mulai Terungkap Terindikasi Warga Paron-Ngawi

SiagaNews || Mayat miss x yang ditemukan warga Desa Gading, Kecamatan Belerejo, Madiun di pinggir Sungai Blawong sekitar pukul 09.00 WIB pada Jumat kemarin, (22/12), sedikit mulai terungkap identitasnya. Dari informasi yang berkembang mendasar foto hasil olah data identifikasi tim inafis jika korban terindikasi atas nama Sulasi (53) perempuan warga Dusun Jambe Kidul, RT 11/RW 05, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi.

Kalau melihat foto yang beredar di media sosial itu memang benar sebagai Ibu Sulasi. Tetapi apakah itu sebagai korban dan tidaknya saya sendiri tidak tahu hanya saja putra Ibu Sulasi kalau tidak salah semalam dibawa oleh polisi ke Madiun, terang Dian salah satu warga Dusun Jambe Kidul, Sabtu (23/12).

Terkait kabar tersebut KBO Reskrim Polres Ngawi Iptu Muryadi saat dikonfirmasi via selular mengatakan, pihaknya masih mendalami informasi yang berkembang dan belum memastikan apakah korban berkelamin perempuan di Kecamatan Balerejo, Madiun sebagai warga Desa Ngale, Kecamatan paron, Ngawi.  Meski demikian ia tidak membantah jika Opsnal Satrekrim Polres Ngawi mulai melakukan koordinasi dengan Satreskrim Polres Madiun.

Belum tahu kabar itu benar dan salah kalau informasinya memang demikian itu. Tunggu saja kabar selanjutnya biar ada titik keterangan dahulu, demikian kata Iptu Muryadi.

Keterangan senada juga disampaikan Kapolsek Paron AKP Widodo pihaknya terus memantau terkait perkembangan informasi kasus penemuan mayat miss x di Sungai Blawong, Desa Gading, Kecamatan Balerejo tersebut. Hanya saja pihaknya tidak membenarkan maupun sebaliknya terkait kabar beredar di khalayak masyarakat.

Belum tahu juga soalnya itu kewenangan Satreskrim Polres Nagwi hanya saja tadi amalm ada seseorang yang dibawa ke Madiun, itu saja, jelas AKP Widodo.

Seperti diketahui dari berita sebelumnya, miss x ditemukan warga Desa Gading ketika mencari rumput disekitar Sungai Blawong tanpa sengaja melihat ada sesosok mayat tanpa identitas terbujur kaku di pinggiran sungai. Kondisi mayat dengan mulut ditutup lakban demikian juga kedua tangan dan kakinya terikat.

Kapolsek Balerejo AKP J.Nugroho menerangkan, dugaan awal melihat kondisi mayat memang sebagai korban pembunuhan. Tetapi kepastian itu masih menunggu hasil outopsi tim medis RSUD dr Soedono Madiun. Saat ditemukan korban memakai baju berwarna hijau dan sarung bermotif kotak-kotak. Diperkirakan mayat tersebut dibuang sekitar sehari. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: