Wednesday, December 27, 2017

Pohon Besar Tumbang Di Kawasan Wisata Srambang

SiagaNews || Lokasi wisata Srambang yang berada di kawasan hutan pinus lereng Lawu masuk Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Ngawi sejak awal sudah diprediksi rawan bencana alam apalagi dimusim penghujan. Kali ini satu pohon besar yang diperkirakan berumur ratusan tahun mendadak roboh dilokasi sekitar air terjun Srambang pada pukul 11.0 WIB, Selasa (26/12).

Untungnya dari kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka meskipun saat kejadian lokasi tersebut dipenuhi pengunjung menikmati liburan akhir tahun. Dari peristiwa tersebut membuat akses jalan menuju lokasi air terjun cukup terganggu mengingat posisi pohon melintang di area jalan setapak.

Kapolsek Jogorogo AKP Budi Cahyono saat dikonfirmasi via selular menerangkan, tumbangnya pohon besar akibat termakan usia juga ada fakor lain terutama kontur tanah disekitar pohon kondisinya sangat labil dan mudah bergerak. Namun dari kejadian itu pihaknya mengklaim tidak ada satu pun pengunjung yang menjadi korban.

“Tumbangnya pohon itu karena kondisi tanah disekitarnya memang labil apalagi dimusim penghujan begini sangat rawan adanya pohon tumbang. Setelah ada kejadian tadi petugas kita meluncur ke lokasi untuk melihat kondisi daerah itu mengingat jumlah pengunjungnya selama liburan akhir tahun kali ini memang luar biasa banyak,” jelas AKP Budi Cahyono.

Ia berharap, setiap pengunjung yang ada dikawasan wisata Srambang untuk ekstra waspada guna mengantisipasi bencana lain seperti banjir maupun tanah longsor. Jika melihat maupun mengetahui ada potensi bencana serupa maupun lainya segera menghubungi petugas yang ada dilokasi wisata Srambang.

Seperti dibahas sebelumnya terkait Srambang pernah dikritisi oleh Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menyusul tiket masuk ke salah satu lokasi destinasi wisata di Ngawi ini terlalu mahal yakni Rp 15 ribu setiap pengunjungnya. Antok demikian panggilan akrabnya menilai di satu sisi memang sah-sah saja pihak ketiga menetapkan besaran harga tiket masuk.

Tentu ada perhitungan tersendiri menimbang dari nilai investasi yang ditanamkan dilokasi wisata Srambang. Namun apapun alasanya itu ujarnya, harus dikaji mendasar kemampuan daya beli masyarakat. Selain itu pihaknya juga mempertimbangkan daya dukung Pemkab Ngawi untuk pengembangan wana wisata Srambang. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: