Wednesday, December 6, 2017

Sopir Truk Tewas Kepala Pecah Dilokasi Tambang Kiyonten

SiagaNews || Tragis, nasib yang dialami Supi sopir truk dump asal Desa Gunungsari, Kecamatan Kasreman, Ngawi. Ia tewas mengenaskan kepalanya pecah setelah terlibat kecelakaan kerja dilokasi tambang milik PT.Flash di Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Ngawi sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (06/12).

Menurut keterangan dari para saksi, tewasnya sopir berumur 45 tahun bermula saat korban berada dibelakang truknya sendiri nopol AE 8610 UJ hendak memindahkan batu penahan roda ban dengan posisi berdiri. Waktu bersamaan korban berusaha memberi aba-aba pada truk dump nopol AE 8782 UN yang disopiri Aris Setyono warga Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi.

"Saat itu korban dengan posisi berdiri setelah memindahkan batu penahan di roda ban truknya. Habis itu dia memberi kode atau aba-aba truk yang tengah mundur dan mendadak mundurnya terlalu cepat hingga menggenjet badan korban diantara dua bak truk hingga tewas dilokasi dengan kepala pecah," terang Sujianto salah satu saksi mata.

Terkait kecelakaan kerja ini Kapolsek Padas AKP Munaji mengatakan, sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Untuk sementara Aris Setyono selaku sopir truk langsung ditahan termasuk kedua truk dump dijadikan barang bukti. Namun, pihaknya terus melakukan lidik untuk mengungkap kecelakaan kerja yang menyebabkan Supi tewas dengan batok kepala terlepas.

"Kita masih mengembangkan kasus ini secara tuntas untuk melihat kepastian kecelakaan yang menyebabkan satu orang tewas. Dan sopir asal Desa Kedungputri itu langsung kita tahan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," jelas AKP Munaji.

Usai kejadian, jenasah korban langsung di evakuasi petugas ke kamar mayat RSUD dr Soeroto Ngawi. Terlihat dilokasi kejadian kerabat korban terlihat shock dan menangis histeris dengan kondisi luka yang dialami Supi. Sebelum kejadian, kendaraan truk korban dengan truk yang disopiri Aris tengah antre mengisi batu padas yang bakal diangkut di lokasi jalan tol di daerah setempat. Dari kejadian tersebut pengoperasian galian tambang milik PT.Flash untuk sementara dihentikan. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: