Friday, December 29, 2017

Tahun Depan, Kapolres Ngawi Kepengen Anggotanya Punya Rumah Layak

SiagaNews || Disela-sela agenda analisa dan evaluasi (anev) akhir tahun, Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu merasa prihatin terhadap nasib para stafnya khususnya para Kepala Satuan (Kasat) yang masih ngontrak rumah ketika berdinas di Polres Ngawi. Terutama yang berasal dari luar daerah dan jauh dari jangkuan.

“Setelah saya amati bersama ternyata para kasat maupun kabag ada yang ngontrak. Seharusnya mereka mendiami rumah dinas justru ditempati anggotanya. Tetapi kita tidak mau mempermasalahkan hal itu karena kebijakan pimpinan saat itu namun kedepanya akan diupayakan ada rumah dinas,” terang AKBP MB.Pranatal Hutajulu dihadapan para wartawan, Jum’at (29/12).

Ia pun memberikan kabar terkait rencananya itu ada angin segar dari Bupati Ngawi Budi Sulistyono yang bakal membangun kerjasama untuk pengadaan rumah. Tentunya kabar tersebut tandasnya, tetap akan ditindaklanjuti jangan sampai berhenti ditengah jalan tanpa kabar jelas.

“Kalau dirumah dinas para kasat ini setiap harinya akan terpantau. Bukan sebelumnya seperti itu hanya saja lebih nyaman kalau ada dirumah dinas bukan ngontrak seperti sekarang ini,” urainya.

Untuk anggota lain tegas perwira menengah yang dilahirkan di Tapanuli ini menyebut, sejak dini atau awal karir sebagai anggota kepolisian setiap individu personel di jajaran Polres Ngawi harus menabung agar mempunyai rumah sendiri. Teknisnya bisa menyicil maupun menyisihkan sebagian gajinya untuk program rumah mandiri.

“Seperti pengalaman pribadi saya dulu ketika masih berpangkat Iptu kalau tidak salah saya sudah mulai menabung untuk membeli rumah. Dan ketika saya menikah berumah tangga sudah mempunyai tempat tinggal sendiri tanpa merepotkan orang tua,” ungkap AKBP MB.Pranatal Hutajulu dengan kalimat bercanda.

Dilain hal tentang program prioritas Polres Ngawi tahun 2018 mendatang tidak lain lebih memantapkan sekaligus memberdayakan tupoksi kehumasan yang berbasis IT dalam mendukung kepolisian. Tidak sebatas itu, bakal menerapkan manajemen peningkatan mental rohani termasuk peningkatan kompetensi dengan melibatkan langsung Kabagsumda Polres Ngawi.

Selain itu juga memprioritaskan adanya reward maupun punishment bagi anggota yang berprestasi sesuai bidang tugasnya. Seperti anggota kepolisian di Satreskrim Polres Ngawi yang berhasil mengungkap pembunuhan dengan korban janda kaya kurang dari sepekan pasti diberikan reward. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: