Tuesday, January 9, 2018

Cerita Unik Dari Ngawi, Pick Up Mogok Di Titik Rawan Laka Polisi Pun Mendorong


SiagaNews || Biasanya kehadiran polisi dari satuan lalu-lintas (Satlantas) menurut sebagian orang pengendara sebagai momok menakutkan yang identik dengan tindakan penilangan akibat suatu pelanggaran. Tetapi lain cerita dari satu kejadian di wilayah Ngawi, Jawa Timur beberapa waktu lalu.


Tentu cerita unik tersebut disampaikan langsung Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin yang dikenal tegas bersikap namun bersahaja dan mudah akrab dengan warga masyarakat ini. Dikala waktu siang seperti biasa beberapa anggotanya tengah melakukan patroli rutin di wilayah jalur tengkorak atau rawan kecelakaan Jalan Ngawi-Mantingan.


Mendadak ada satu mobil jenis pick up memuat barang penuh tengah mogok dan sang sopir pun dibuat meradang tentunya pusing tujuh keliling. Mengingat lokasi mogoknya mobil tersebut bukan ditempat biasa melainkan di titik black spot atau jalan rawan laka. Sopir makin dibuat cemas penuh rasa was-was.


Tetapi saat petugas Satlantas Polres Ngawi datang sang sopir malah kecil hati mungkin dalam pikiranya pasti ditilang. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, polisi tetap pada instingnya sebagai pelayan sekaligus pengayom masyarakat. Nah, baru tahu juga tanpa basa-basi ada tiga orang petugas langsung bertanya kenapa sampai mogok kendaraanya.


“Tidak usah berpikir lain-lain pak mari kita bantu mendorongnya biar kendaraanya minggir di jalan raya setelah itu monggo silahkan cek apa kerusakanya. Setelah mesin hidup silahkan bapak melanjutkan perjalananya kembali tetapi jangan lupa kalau capek bapak istirahat dulu ya,” demikian kata petugas Satlantas Polres Ngawi.


Sementara itu menurut sang sopir kendaraanya tersebut tanpa diketahui pasti penyebabnya mendadak mati mesin. Sehingga dirinya merasa khawatir terkena tilang polisi terlebih posisi kendaranya berada ditengah jalan. Atas bantuan petugas dari Satlantas Polres Ngawi si sopir merasa berhutang budi kepada petugas atas jasa baiknya.


“Memang perlu kita tegaskan petugas kepolisian dalam tupoksinya adalah sebagai pelayan masyarakat sekaligus pengayom jika terjadi sesuatu hal. Maka tidak perlu khawatir jika ada petugas kepolisian ada ditengah masyarakat karena sesungguhnya mereka ada saudaranya dan selaku pelindungnya,” tegas Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: