Sunday, January 7, 2018

Konsep Brilian Kapolres Ngawi Cegah Radikalisme Polisi Dakwah Ke Masjid

SiagaNews || Setumpuk inovasi dan program kerja di tahun 2018 bagi jajaran Polres Ngawi. Salah satunya mengadopsi kegiatan polisi santri melakukan dakwah keliling ke masjid tujuanya tidak lain memperkuat kembali rasa nasionalisme dan mencegah radikalisme. Polisi yang ditugaskan tentunya bukan asal-asalan tetapi mereka yang memiliki pengetahuan tentang agama Islam yang mumpuni.

Mengapa harus dilakukan dakwah keliling, menyusul dari satu dekade terakhir banyak warga masyarakat Kabupaten Ngawi telah tersangkut masalah terorisme. Salah satunya SG seorang warga Desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi diamankan Tim Anti Teror Densus 88 Mabes Polri pada awal 2017 lalu. Setelah yang bersangkutan didakwa memiliki skill merakit bom dan diduga terlibat kegiatan terorisme.

Kondisi semacam ini memang jangan sampai dipandang mata, polisi harus melakukan langkah kooperatif dan konstruktif bukan hanya penindakan melainkan pencegahan. Kendati demikian, polisi tetap menggandeng para tokoh agama dan masyarakat untuk melakukan pencegahan terhadap aksi radikalisme. Terlebih, ancaman terorisme merupakan tindakan masiv yang tidak terlihat demikian juga pelakunya pun memiliki jaringan nasional hingga internasional.

“Kita terus berupaya meyakinkan warga masyarakat dan saudara semuanya tentang bahaya terorisme. Apapun alasanya aksi seperti itu sangat tidak dibenarkan sehingga langkah kita mencegah radikalisme dari dini termasuk melalui konsep polisi berdakwah,”terang Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu beberapa waktu kemarin.

Tidak sebatas itu pada tahun 2018 yang menjadi pusat konsentrasinya tidak lain mengawal proses pesta demokrasi Pilgub Jatim demikian juga tentang kerukunan antar perguruan silat yang selama ini memang rawan terjadi bentrokan. Dalam beberapa waktu sebelumnya ia berkeinginan menggelar ajang kompetisi silat antar kecamatan. Dan atlet silat pun berangkat dari beberapa perguruan silat namun dalam satu tim kecamatan, asyik kan. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: