Wednesday, January 10, 2018

Pembunuhan Janda Kaya, Menuju P21 Polisi Masih Sidik Dua Tersangka


SiagaNews || Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi terus menuntaskan proses penyidikan terhadap dua tersangka atas kasus pembunuhan si janda kaya Sulasi. Pendalaman terhadap kasus pembunuhan tersebut untuk melihat ada tidaknya tersangka lain selain dua orang yang ditangkap sebelumnya.


Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko mengatakan, pihaknya berupaya mengungkap kasus pembunuhan secara tuntas dengan melihat alat bukti yang diamankan berikut pengakuan dari para tersangka. Dengan demikian, dari keterangan tersangka maupun barang bukti bisa menelusuri ada tidaknya keterlibatan pihak lain.


“Sampai sekarang masih kita dalamai terkait barang bukti untuk melihat ada tidaknya pelaku lain dan nanti akan kita sesuaikan dengan alat bukti untuk dilakukan rekonstruksi. Tetapi sejauh ini baik dari saksi-saksi maupun lainya belum ditemukan keterlibatan pihak lain selain dua tersangka,” terang Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko, Rabu (10/01).


Terkait penyidikan tandasnya, memang diperlukan waktu lama termasuk hasilnya nanti atau P21 sebagai pelimpahan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ngawi. Satu sisi alasanya, agar semua alat bukti baik formal maupun material tercukupi sehingga mekanisme hukum tidak ada ketimpangan.


“Hingga kini terus melakukan koordinasi dengan JPU apa saja yang harus kita lengkapi. Supaya kasus pembunuhan ini proses hukumnya lancar tidak ada hambatan terkait hasil penyidikan,” urainya.


Seperti diketahui dari berita sebelumnya kasus pembunuhan Sulasi janda kaya berumur 53 tahun warga Dusun Jambe Kidul, Desa Ngale, Kecamatan Paron, Ngawi mulai terungkap setelah jasadnya ditemukan warga di Sungai Blawong, Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Madiun pada Jum’at 22 Desember 2017.


Tidak berselang lama, polisi pun berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana dengan mengamankan dua tersangka masing-masing NHI perempuan 28 tahun dan BMA pria 20 tahun keduanya sebagai warga Desa/Kecamatan Paron. Dari keteranganya, modus pembunuhan dilatarbelakangi oleh dendam para tersangka terhadap korban. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: