Friday, January 26, 2018

Truk Box Hantam Pemotor, Satu Orang Tewas

SiagaNews ||  Jalur Ngawi-Mantingan masih dikenal rawan lakanya, kali ini kecelakaan lalu-lintas terjadi lagi tepatnya di depan RS At Tin Ngawi kilometer 3-4 masuk Desa Watualang, Kecamatan Ngawi Kota. Kejadian kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.45 WIB pada Jum’at, (26/01), melibatkan truk box nopol W 8976 US kontra sepeda motor Yamaha Mio nopol AE 4037 KQ.

Dari keterangan saksi yang berada disekitar lokasi kejadian mengatakan, truk box pengangkut air mineral melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang sedangkan dari arah berlawanan yakni timur muncul sepeda motor dengan posisi berboncengan. Mendadak terdengar suara tabrakan dan kedua penumpang sepeda motor terlempar ke badan jalan dengan posisi tengkurap.

“Saya didekatnya wong sedang cari penumpang dengan bentor ini tahu-tahu ada suara tabrakan. Ada dua orang terlihat terlempar posisinya tengkurap,” terang Suparmin seorang saksi mata.

Kemudian saat itu juga dua orang korban yang diketahui atas nama Komsiyah (45) dan putrinya Aulia Dewi (18) warga Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Ngawi langsung dievakuasi ke RS At Tin untuk diberikan pertolongan medis. Namun  sekitar 10 menit berada di ruang IGD RS At Tin nyawa Komsiyah tidak tertolong dan meninggal. Sedangkan Aulia Dewi mengalami luka babras pada kaki kanan dan tangan bagian kanan.

Usai kejadian petugas dari Satlantas Polres Ngawi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan truk box beserta sopirnya. Sementara dari keterangan Bambang Wahyudi (57) sopir truk box yang beralamatkan Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Pasuruan, memang truk yang dikemudikan melaju dari arah barat dengan kecepatan sekitar 50 kilometer/jam.

Sesampainya di lokasi kejadian tanpa diketahui alasan yang jelas pengendara motor dari arah timur posisinya tengah menengok ke kiri. Saat itu juga sepeda motor yang ditumpangi Komsiyah dan Aulia Dewi ini secara spontan belok ke kanan. Melihat didepanya ada kendaraan sepeda motor Bambang berusaha banting stir ke kiri. Karena jarak terlalu dekat tabrakan tidak bisa dihindarkan.

“Waktu kejadian itu saya melaju dari arah Watualang hendak pulang ke Pandaan, Pasuruan. Tahu-tahu si ibu tadi itu menengok ke kiri sambil membonceng anaknya karena jarak sangat dekat dan saya sudah berusaha menghindar ke kiri malah sepeda motornya itu seolah menabrak dari depan,” terang Bambang Wahyudi. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: