Wednesday, February 7, 2018

Hasil Coklit Tidak Mungkin 100 Persen Versi KPU Ngawi


SiagaNews || Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kabupaten Ngawi mengalami beberapa hambatan dilapangan meskipun capaianya sekarang ini diatas 70 persen. Samsyul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi mengatakan, ada kendala yang dihadapi PPK maupun PPDP ketika melakukan coklit.

“Hasilnya nanti tidak mungkin seratus persen mengingat ada beberapa faktor lapangan ketika petugas melakukan coklit. Ketika datang ternyata hak pilih tidak berada dirumah dan itu sudah beberapa kali terjadi,” terang Samsyul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi, Rabu (07/02).

Diakuinya, dari hasil supervisi coklit yang dilakukan melibatkan 19 PPK/wilayah kecamatan hasilnya  ada yang dibawah target persentase. Seperti Kecamatan Paron sejak awal coklit persentasenya berada di bawah rata-rata dibanding kecamatan lainya.

Bahkan saat itu hanya mencapai 36 persen ketika kecamatan lainya menembus angka diatas 60 persen. Namun kata Toni sapaan akrab Ketua KPU Kabupaten Ngawi pasca supervisi, hasil coklit di kecamatan tersebut langsung naik tajam mencapai 70-80 persen.

“Kemarin pasca supervisi kami perintahkan ke PPK dan semua PPDP di Kecamatan Paron untuk mengejar target. Hasilnya langsung bisa dilihat sekarang ini,” beber Toni.

Sebagaimana diketahui proses coklit data pemilih potensial (DP4) di Kabupaten Ngawi diawali 20 Januari dan berakhir 18 Februari 2018 mendatang dengan melibatkan 1.551 PPDP. Ribuan petugas tersebut langsung melakukan pendataan real terhadap 441.536 orang pemilih. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: