Thursday, February 1, 2018

Ludesnya Hutan Jati Di Kawasan Ngawi Timur Ternyata Ada Biang Keroknya


SiagaNews || Akhir-akhir ini keberadaan hutan jati di kawasan Ngawi timur tepatnya disekitar Kecamatan Bringin perlu adanya pengawasan ekstra dari pihak petugas keamanan. Jika lengah sedikit bisa saja akan gundul berpengaruh pada konservasi dan keseimbangan alam.

Rusaknya kawasan hutan jati di daerah tersebut menyusul petugas Perhutani bersama anggota Polsek Bringin berhasil mengamankan puluhan batang kayu jati dari pekarangan rumah warga di Desa Gandong, Kecamatan Bringin. Puluhan batang kayu jati berbentuk gelondongan itu terindikasi sebagai hasil hutan atau dari pembalakan liar yang ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB pada Rabu, (31/01).

“Ada kasus illegal loging dari BKPH Kedawak selatan yang berhasil diungkap petugas gabungan kini barang buktinya sudah diamankan ke Mapolsek Bringin,” terang Kasubbag Humas Polres Ngawi AKP ES Martono, Rabu (31/01).

Sesuai kronologinya, petugas Perhutani saat melakukan patroli rutin pada 23 Januari 2018 mendapatikan informasi kalau toh di Petak 45 a masuk RPH Suruh, BKPH Kedawak selatan ada penebangan kayu jati hutan. Aksi illegal loging itu diduga kuat dilakukan oleh sekelompok orang pada 17 Januari 2018.

Begitu ditelusuri lebih lanjut oleh petugas gabungan ternyata puluhan batang kayu jati ditemukan di pekarangan atau kebon milik warga di Desa Gandong. Setelah melalui penelitian keberadaan puluhan batang kayu jati itu pun sangat mirip dan identik dengan tunggak kayu jati yang ada di Petak 45 a masuk RPH Suruh.

Kemudian petugas langsung mengamankan dua orang warga Desa Gandong masing-masing berinisial DM (52) dan SW (42). Mengingat kedua orang ini tidak bisa menunjukan dokumen resmi kalau puluhan batang kayu jati adalah miliknya. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: