Friday, February 9, 2018

Semangat Hari Pers, Tahun Politik 2018 Independensi Jurnalis Teruji


SiagaNews || Tidak dipungkiri lagi tahun 2018 menjadi ajang pesta demokrasi identik sebagai tahun politik. Sudah biasa didengar, momen lima tahun tersebut bukan sekedar perebutan kursi para petualang politik, tetapi ‘ruang kelas’ sebagai ujian para jurnalis menjaga independensi mereka.


Dengan semangat Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh persis di 9 Februari ini kita semuanya khususnya para kuli tinta untuk lebih meningkatkan profesionalisme. Tahun 2018 jelas sebagai tahun krusial bagi eksistensi jurnalis. Jurnalis dan media memiliki peran penting dalam mengawal proses demokrasi yang tengah berlangsung.


Selaras dengan momen tahun politik, sudah bisa ditebak pemberitaan akan banyak dihiasai oleh berita-berita politik dan kooptasi kepentingan, kekerasan juga dimungkinkan terjadi karena dampak dari pemberitaan dan cara kerja jurnalis di lapangan. Iya, itu hanya sebuah prediksi bukan tanpa alasan.


Maka dari itu kita sebagai wartawan tentu setiap detak jantung ini ibarat kata melaporkan kegiatan kejurnalistikan kita untuk publik. Kehadiran karya jurnalis untuk tetap mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan para jurnalis sendiri pun dituntut bekerja dengan profesional.


Kita bersama maju menampilkan wajah jurnalis yang profesional, berintegritas serta memegang teguh etika. Di HPN 2018 ini senantiasa kita sambut dengan keyakinan dan optimisme. Belajar dari tahun tahun politik sebelumnya, hegemoni kepentingan politik telah membuat para jurnalis bimbang di persimpangan jalan. Sehingga tidak sedikit yang terseret dalam arus keperpihakan dan kepentingan politik.

Kita akui, kebesaran nama pers Indonesia banyak tercoreng oleh perilaku dari oknum si jurnalis itu sendiri letaknya pada ketidakprofesionalan para jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, hal tersebut menjadi pekerjaan rumah tangga bersama yang harus diselesaikan. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: