Sunday, March 18, 2018

Cari Belum Dengan Alat Setrum Orang Ini Malah Mati Disawah


SiagaNews || Diarea persawahan masuk Dusun Salak, Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi mendadak dibuat ramai dan menggemparkan warga sekitarnya. Menyusul ada penemuan mayat sekitar pukul 05.30 WIB pada Minggu pagi, (18/03). Setelah di cek ternyata mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut terindentifikasi sebagai Sujiono (53) warga Dusun Sendangrejo, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar.

Keterangan yang berhasil dihimpun dari Polsek Kedunggalar menerangkan, kejadian yang mengagetkan itu berawal dari Lamiran tetangga korban yang lagi ke sawah untuk melihat tanaman padinya. Mendadak ia melihat ada sesosok tubuh orang yang posisinya tengkurap didekat pematang sawah. Setelah didekati oleh saksi ternyata kondisi korban sudah meninggal.

“Memang disaat pertama kali ditemukan kondisi korban (Sujiono-red) sudah meninggal. Dan saksi ini langsung memberitahu kepada warga lainya yang diinformasikan ke kita. Saat pagi itu juga kita bersama warga mendatangi TKP untuk mengevakuasi korban,” terang Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman, Minggu (18/03).

Dijelaskan, sebelumnya sekitar pukul 18.30 WIB pada Sabtu sore korban pergi ke sawah dengan salah satu rekanya untuk mencari belut dengan memakai alat setrum bertenaga accu. Kemudian sekitar pukul 22.00 WIB korban diajak pulang oleh rekanya itu namun Sujiono tidak mau dengan alasan ingin mencari belut lagi.

Sukisman menduga mendasar olah TKP dan pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Kedunggalar korban meninggal disebabkan terkena sengatan listrik alat setrumnya. Dan membuat korban terpelanting jatuh ke lumpur sawah dengan posisi tengkurap. Karena tidak ada pihak lain yang melihat kejadian itu membuat korban meninggal.

“Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.Disebabkan korban ini meninggal karena terkena sengatan aliran listrik dari alat yang dibawa itu. Dengan kejadian yang dialami korban pihak keluarganya sudah menerima sebagai musibah,” jelas AKP Sukisman. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: