Thursday, March 29, 2018

Edarkan Pil Setan, Gandul Diringkus Reskoba Polres Ngawi

SiagaNews || Berakhir sudah petualangan EP alias Gandul pria 21 tahun asal Dusun Gebang, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi ini. Dirinya benar-benar bernasib apes setelah diduga kuat sebagai pengedar pil koplo atau disebut pil setan. Terbukti saat melakukan transaksi dengan para konsumenya aksi Gandul tercium petugas kepolisian. Akibatnya Gandul yang tangan kananya penuh tato ini langsung disergap petugas Satreskoba Polres Ngawi baru-baru ini.
Dari tangan Gandul polisi mendapati beberapa barang bukti utamanya pil setan sebanyak 6 butir yang dikemas di plastik klip dan uang tunai Rp 40 ribu. Dihadapan polisi ia mengaku pil koplo yang disita tersebut merupakan sisa dari penjualan sebelumnya. Saat itu juga Gandul langsung digelandang ke Mapolres Ngawi untuk diinterogasi dan mempertanggungjawabkan perbuatanya.
“Semua barang haram (pil setan-red) sudah kami amankan dari tangan Gandul. Dari pengakuan sementara pil itu didapat dari seorang Bandar di wilayah Jawa Tengah dengan cara pesan via telepon,” terang Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Moch Mukid, Kamis (29/03).
Urainya, dari pengakuan pria yang masih pengangguran ini pil setan selain diedarkan memang dikonsumsi sendiri. Untuk sasaran konsumenya memang para orang dewasa yang selama ini menjadi patner Gandul. Sedangkan keuntungan dari penjualanya itu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhanya sehari-hari. Dan dari pengakuanya ia baru setahun menjalankan bisnis haram itu.
Meski demikian kata AKP Moch Mukid, pihaknya tidak mempercayai begitu saja pengakuan Gandul dan terus memburu pelaku lainya yang erat kaitanya dengan jaringan Gandul dalam menjajakan pil setan. Untuk memberikan efek jera, Gandul bakal dijerat dengan Pasal 196 Jo Pasal 98 dan atau Pasal 197 dan atau Pasal 106 ayat 1 UURI Nomor 36 Tahun 2009 dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: