Friday, March 2, 2018

Polisi Incar Para Pelanggar Lawan Arah Dan Pemotor Bawah Umur


SiagaNews || Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ngawi konsisten akan menindaklanjuti Operasi Keselamatan Semeru 2018 dengan tujuan akhir menekan angka kecelakaan diwilayah hukumnya. Operasi lalu-lintas (lalin)  yang digelar selama 21 hari mulai 5 - 26 Maret 2018 tersebut dikonsentrasikan dibeberapa titik wilayah atau spot secara acak.

Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin saat diwawancari wartawan mengungkapkan, tujuan dari operasi lalin yang bakal digelar kurang tiga hari lagi itu secara umum untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin warga masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya. Selain itu menurunkan fatalitas korban kecelakaan lalin dan utamanya menekan pelanggaran lalin bagi warga masyarakat.

"Kita terus berinovasi melakukan terobosan meminimalisasi pelanggaran lalin. Apabila itu sudah terwujud maka angka kecelakaan juga bisa ditekan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif ," ujar Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin, Jum'at (02/03).

Tandasnya, untuk sasaran operasi dengan melibatkan petugas gabungan itu akan menyasar bagi pengendara motor yang melawan arah plus berboncengan lebih dari satu orang. Ditambah para pengendara sepeda motor masih dibawah umur sekaligus bagi mereka main handphone disaat berkendara. Mengingat beberapa sasaran diatas sering terjadi di wilayah Ngawi meskipun pihak aparat kepolisian sudah seringkali melakukan sosialisasi tentang ketertiban di jalan raya.

Kupas AKP Rukimin, semua pelanggar yang terjaring dalam Operasi Keselamatan Semeru 2018 akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Dengan adanya operasi ini tandasnya, akan tercipta kamseltibcarlantas jelang perhelatan pesta demokrasi Pilgub Jatim 2018. Dengan demikian secara perlahan akan tercipta situasi kondusif ditengah warga masyarakat dengan memahami tata aturan serta disiplin berlalu lintas tanpa ada  satupun kejadian lakalantas yang merugikan semua pihak. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: