Thursday, April 5, 2018

Dewan ‘Pusing’ Saat Sidak Ke Jalan Terdampak Proyek Tol Dan Double Track


SiagaNews || Kali ini hasil dari inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan anggota DPRD Ngawi khususnya Komisi I dan IV ke beberapa lokasi jalan yang terdampak proyek tol maupun double track kereta api bikin uring-uringan. Pasalnya, disejumlah lokasi jalan diwilayah Ngawi barat yang disidak pihak rekanan/kontraktor belum menunjukan keseriusanya melakukan rehabilitasi atau perawatan jalan yang terdampak baik pekerjaan tol maupun double track.


Seperti yang dikatakan Slamet Riyanto Ketua Komisi IV DPRD Ngawi menilai pihak kontraktor belum maksimal melakukan perawatan jalan yang sering dilintasi kendaraan berat pengangkut urugan. Kenyataan itu bisa dibuktikan dari ruas jalan antara perempatan Mantingan sampai Kedunggudel masuk Kecamatan Ngrambe kondisinya masih jauh yang diharapkan.


“Ternyata seperti yang kita lihat hari ini mulai perempatan Mantingan sampai Kedunggudel pihak kontraktor belum maksimal melakukan pemeliharaan dan perawatan. Seperti yang terlihat dilokasi sudah mulai ada kerusakan-kerusakan lagi dan rekomendasi kita harus diperbaiki kembali ketika ada kerusakan susulan,” terang Slamet Riyanto Ketua Komisi IV DPRD Ngawi, Rabu (21/03).


Untuk kategori kerusakan parah dan berat Slamet memberikan deadline secara umum sebelum lebaran 2018 harus clear dan diperbaiki. Jangan sampai ada yang tersisa maupun mendengar keluhan warga. Contoh seperti ruas jalan selatan rel masuk Desa Pakah, Kecamatan Mantingan sampai masuk wilayah Desa Ketanggung, Kecamatan Sine harus tuntas diperbaiki sesuai deadline yang diberikan.


Ujar Slamet legislator dari PDIP ini juga meminta kontraktor untuk mendengarkan keluhan warga di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan. Para warga ini hanya memberikan waktu sangat singkat untuk memperbaiki kembali jalan yang rusak paling tidak dalam satu minggu harus selesai. Ironisnya lagi tandasnya, untuk ruas jalan Tulakan-Jagir masuk wilayah Kecamatan Sine pihak kontraktor sama sekali belum ada action atau tanda-tanda akan melakukan perbaikan jalan.


“Semua titik yang direkomendasikan tadi akan terus kita pantau jangan sampai perbaikan ini tertunda. Dan pengawasan kita sampai kendaraan proyek tidak lagi melintasi jalan-jalan itu lagi pokoknya. Makanya sidak yang dilakukan ini harus mendapat perhatian dari kontraktor,” tegas Slamet.


Seperti diketahui dalam sidak yang dilakukan dua komisi DPRD Ngawi didampingi tim monitoring baik dari Bappelitbang, DPMD, DPUPR, Kominfo, Asisten Setda Ngawi bidang pemerintahan dan kesejahteraan. Kemudian dari pihak proyek tol langsung dihadiri dari perwakilan PT Waskita SNJ. Adapun sidak dilakukan sebagai bentuk dari tindak lanjut komitmen yang terbangun antara Pemkab Ngawi, DPRD Ngawi dan pihak kontraktor proyek tol dan double track kereta api. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: