Monday, April 30, 2018

Dibawah Inisiator Kapolres Ngawi Menuju Pilgub Jatim 2018 Damai Gelar Pengajian Akbar

SiagaNews || Mewujudkan pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur pada tahun 2018 berjalan  guyub, rukun dan damai, Polres Ngawi bakal menggelar pengajian akbar dengan mengundang mubaligh Ketua Umum PB NU Prof Dr KH Said Aqil Siradj, Minggu (29/04).

Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu menyatakan, masyarakat beserta seluruh stakeholder di wilayah Ngawi dan jajaran kepolisian sejak awal sepakat wujudkan Pilgub Jatim 2018 yang damai dan terlaksana secara demokratis. Ia mengharap jangan sampai ada fiksi-fiksi negative yang mengarah ke isu yang sekiranya menghambat proses demokrasi dan menggangu situasi kamtibmas.
“Iya nanti malam (Minggu, 29/04), ada pengajian umum tujuanya tidak lain memberikan tausiah kepada khalayak masyarakat bagaimana ikut menjaga situasi Pilgub Jatim nanti yang aman, tenteram tidak ada suatu apapun masalah,” tegas Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Minggu (20/04).
Ulasnya, pengajian yang digelar di halaman Mapolres Ngawi tersebut sengaja diarahkan untuk menguatkan program yang telah berjalan sebelumnya di internal Polres Ngawi. Yakni, penguatan bebas buta baca Al Qur’an dan termasuk untuk meningkatkan ibadah sholat bagi anggota Polres Ngawi.
Terpisah, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Mukhlisin Temulus Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, KH. Ahmad Ulinnuha Rozy sekaligus Ketua PCNU Ngawi menyambut positif terobosan yang dilakukan institusi kepolisian di daerah setempat. Menyusul inovasi baru Kapolres Ngawi AKBP MB.Pranatal Hutajulu yang memberikan kebijakan terhadap anggotanya khusus beragama Islam untuk lebih mendalami sekaligus menguasai baca tulis Al Quran.
“Tentu kita mensuport positif dan terus mendukung apa yang dilakukan beliau ini (Kapolres Ngawi-red). Sebagai langkah maju apabila setiap anggota kepolisian yang beragama Islam bisa menguasai dan bisa membaca Al Quran tentunya dilingkungan Polres Ngawi akan tercipta kehidupan yang religi, adem dan tercipta kepribadian beraklaq karimah setiap anggota kepolisian,” terang KH. Ahmad Ulinnuha Rozy. (pr/n)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: