Saturday, April 7, 2018

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Sebut KNKT Bakal Usut Kecelakaan KA Sancaka


SiagaNews || Zulfikri Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendatangi lokasi tabrakan KA Sancaka kontra truk trailer dikilometer 215+800 Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, Sabtu (07/04). Dihadapan para awak media Zulfikri menyesalkan kejadian kecelakaan tersebut yang mengakibatkan Mustofa masinis KA Sancaka tewas ditempat.

Menurutnya agar kecelakaan kereta api tidak terulang dikemudian hari pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Langkah pasti tersebut harus dilakukan untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 18.25 WIB pada Jum'at, (06/04) itu.

"Dari pengalaman tabrakan seperti ini KNKT bakal turun lokasi untuk melakukan investigasi agar penyebabnya bisa diketahui dengan jelas," terang Zulfikri Dirjen Perkeretaapian Kemenhub, Sabtu (06/04).

Terpisah Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin memastikan KNKT dalam waktu dekat sesuai kapasitasnya akan turun dilokasi kejadian. Meskipun korban meninggal dari tabrakan KA Sancaka versus truk trailer hanya satu orang. Terlebih lokasi kejadianya bukan diperlintasan palang pintu melainkan ditanah sebidang.

Dengan alasan inilah beber AKP Rukimin, Aji Aman (41) warga  Desa Samben, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro selaku sopir truk trailer diserahkan ke Satreskrim Polres Ngawi untuk diperiksa. Dengan demikian penanganan kasus tersebut sama dengan kasus sopir truk pengangkut urugan yang tewas dilokasi tambang material di Kecamatan Padas, Ngawi, beberapa bulan lalu.

"Sopir truk trailer proses penangananya ada di reskrim karena lokasi kejadiannya sendiri bukan diperlintasan palang pintu melainkan ditanah sebidang. Termasuk memeriksa saksi-saksi lain seperti sopir mobil Avanza itu," ungkap AK P Rukimin. (pr)



SHARE THIS

Author:

0 komentar: