Saturday, April 14, 2018

Gus Dum, Sosok Kyai Muda Figur Terkuat Calon Ketua PCNU Ngawi


SiagaNews || Ajang konferensi cabang (Konfercab) ke IX PCNU Ngawi untuk menentukan siapa yang layak menahkodai organisasi sosial keagamaan (Jam'iyah diniyah islamiyah) di Kabupaten Ngawi tersebut tinggal menghitung waktu mundur, yang digelar pada Minggu besok 15 April 2018. Sang kandidat pun bermuculan sebagai calon Ketua PCNU Kabupaten Ngawi masa khidmat 2018-2023.

Selain incumbent KH. Mohamad Ulinuha  Rozy ada satu calon lagi yang merupakan figur terkuat. Dari informasi yang berkembang figur dimaksudkan itu tidak lain KH. Muhamad Dumami selaku pengasuh Ponpes Mambaul Hikmah Kerten, Desa Teguhan, Kecamatan Paron. Gus Dum demikian sapaan akrabnya boleh jadi sosok kyai muda yang bakal mendapatkan amanah memimpin kalangan nahdliyin di wilayah Ngawi untuk 5 tahun kedepan.

Saat dihubungi awak media melalui sambungan selular Gus Dum mengaku kaget kalau toh namanya digadang menjadi calon terkuat. Namun apa boleh buat kalau toh amanah itu ada ditanganya. Ketika didesak apa misi kedepan untuk NU di daerah Ngawi ini. Jelasnya, akan memperkuat dan mempertahankan nilai-nilai Islam ahli sunnah wal-jamaah. Dan bersama-sama menjalin kerukunan antar umat beragama itu sendiri.

"Tentunya akan menarik para sesepuh dan para senior NU yang berada diluar struktur kepengurusan organisasi untuk masuk kedalam kepengurusan lima tahun kedepan. Tujuanya agar organisasi ini lebih kuat sesuai harapan umat dan warga Ngawi sekaligus menata kembali akidah akhlaknya," beber Gus Dum, Sabtu, (14/04).

Sementara itu diketahui selain Gus Dum dan KH. Muhamad Ulinuha Rozy ada beberapa figur calon lain yang namanya disebut-sebut dalam konfercab nantinya. Seperti Fuad Mahsun dan H.A. Inngam. Hanya saja hingga berita ini diturunkan kedua calon ini belum bisa dikonfirmasi terkait kesediaanya. Kemudian bisa diketahui mekanisme menentukan Ketua PCNU melalui sistem AHWA yang beranggotakan 5 kyai sepuh. Mereka akan menentukan siapa yang layak dengan cara musyawarah dan mufakat. (p


SHARE THIS

Author:

0 komentar: