Friday, April 27, 2018

Puluhan Ribu Pengangguran Adu Nasib Lewat Ngawi Job Fair 2018

SiagaNews || Tidak seperti pemandangan biasa dihalaman Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi pada Kamis kemarin, (26/04). Puluhan ribu orang berjubel mengadu nasib mencari kerja dengan melamar dibeberapa perusahaan baik milik BUMN maupun Persero. Kondisi semacam itu sangat membuktikan angka pengangguran di Kabupaten Ngawi selama ini masih tinggi.

Ony Anwar Wakil Bupati Ngawi usai membuka Ngawi Job Fair 2018 membenarkan, jumlah pengangguran didaerahnya terhitung sampai tahun ini tercatat mencapai 25 ribu orang. Dengan angka itu Ngawi diposisikan nomor 3 rangking terbawah dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur setelah Probolinggo, Kota Surabaya.

"Dari Ngawi Job Fair 2018 ini bentuk inovasi dan terobosan yang dilakukan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperindagnaker) menyusul angka pengangguran secara terbuka di Ngawi ini masih tinggi," ungkap Ony Anwar.

Ony menandaskan, ada 48 perusahaan yang 'welcome' bakal menampung para pengangguran terhitung 15 perusahaan lokal Ngawi dan sisanya dari luar daerah. Cara melamarnya pun cukup mudah, setiap pelamar yang datang untuk sementara hanya diwajibkan membawa foto copy identitas diri dan ijasah terakhir.

"Kedepanya kegiatan job fair semacam ini akan kita lakukan secara periodik. Artinya akan mampu menyerap jumlah pengangguran di Ngawi ini," ulasnya.

Terlihat dari lokasi Ngawi Job Fair 2018, masih didominasi para pelamar yang hanya mengantongi ijasah SMA sederajat dan sebagianya sarjana. Mereka berebut peluang mendapatkan pekerjaan yang layak bagi masa depanya. Jika ditarik kebelakang sangat ironis, jumlah pengangguran yang masih tinggi menjadi tanggung jawa siapa, pemerintah daerah ataukah pusat. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: