Friday, April 27, 2018

Ratusan Kyai Pimpinan Ponpes Ngawi Sepakat Menangkan Duet Gus Ipul-Puti

SiagaNews || Ratusan kyai selaku pimpinan pondok pesantren (ponpes) se-Kabupaten Ngawi berkomitmen mendukung sepenuhnya paslon nomor urut 2 Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) - Puti Guntur Soekarno (Puti) dalam Pilgub Jatim 2018. Kepastian ini terlihat saat ajang silaturahmi antara Puti dengan para kyai dan ulama bertempat di kediaman Budi Sulistyono atau Mbah Kung, Jalan Hasanudin Ngawi, Kamis (26/04).

"Bagaimanapun juga saya meminta doa dan restu dari ulama dan para kyai di Ngawi ini agar kerja-kerja dan sosialisasi yang sudah saya kerjakan selama ini mendapat restu dan bermanfaat," terang Puti, Kamis (26/04).

Puti pun menegaskan duetnya dengan Gus Ipul mengingatkan kembali bahwasanya hubungan antara kalangan nahdliyin dengan kaum nasionalis menjadi satu paket sejarah awal terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dimana, KH. Hasyim Ashari pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yang tidak lain kakek Gus Ipul sebagai pejuang mendirikan NKRI. Demikian juga Ir Soekarno sang proklamator merupakan kakek dari Puti.

"Kehadiran Gus Ipul dengan saya ini tidak lain meneruskan perjuangan bangsa ini. Hadirnya kalangan nadliyin dengan nasionalis bukan dadakan akan tetapi ada nilai sejarahnya. Tidak salahnya saya minta masukan-masukan serta saran dari para kyai ini dengan semangat kebangsaan," ungkap Puti.

Komitmen para kyai menjatuhkan dukungan kepada Puti tersebut langsung dibenarkan KH. Adbus Salam pengasuh Ponpes Al  Barokah Dusun Ngijo, Desa/Kecamatan Kendal, Ngawi. Menurutnya, hubungan atau kedekatan dengan Puti sudah terjalin sejak lama dan tidak perlu diragukan lagi. Ia berkesimpulan di satu sisi nahdliyin (NU) sangat rahmatan lil alamin tanpa memandang status dan latar belakang. Dengan demikian dukunganya ke  Puti dilakukan dengan rasa ikhlas tanpa terpengaruh isu-isu yang sengaja dihembuskan pihak lain.

"Insyallah apa yang saya lakukan selalu komitmen dan solid. Bahkan kemarin sepekan lalu saya berziarah ke makam Bung Karno di Blitar," ulas KH. Abdus Salam.

Sementara itu bentuk mobilisasi pemenangan untuk paslon Gus Ipul-Puti diwilayah Ngawi dilakukan secara terus menerus sampai akar rumput terbawah. Dwi Rianto Jatmiko atau Antok Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti wilayah Ngawi menegaskan, target suara yang dipasang mengingat dari kekuatan dukungan parpol baik dari PDIP, PKB, Gerindra dan PKS tetap 61 persen. Kata Antok pihaknya tetap menggerakan mesin partai dan relawan untuk mengejar target suara yang dipasang. Dan fokusnya kini sedang menggarap pemilih pemula. (pr)

SHARE THIS

Author:

0 komentar: