Sunday, April 8, 2018

Tragedi KA Sancaka : Sopir Truk Trailer Ditetapkan Jadi Tersangka


SiagaNews || Pasca tabrakan KA Sancaka kontra truk trailer diwilayah Ngawi, Jawa Timur, pada Jum'at 06 April 2018 lalu sekitar pukul 18.25 WIB yang menyebabkan masinisnya tewas dilokasi kejadian pihak aparat kepolisian setempat langsung ambil tindakan tegas. Setelah melalui pengusutan dan penyidikan secara intensif Polres Ngawi akhirnya menetapkan status tersangka kepada Muhamad Sholeh Ajiaman (41) selaku sopir truk trailer nopol B 9013 TEA.

Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu mengatakan penetapan tersangka sopir truk trailer yang tercatat sebagai warga Desa Jamberejo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro, setelah dirasa cukup bukti adanya unsur kelalaian. Dengan alasan kuat itulah keberadaan Muhamad Sholeh Ajiaman langsung dilakukan penahanan di sel Mapolres Ngawi sambil menunggu proses hukum selanjutnya.

"Unsur-unsur tindak kelalaianya sudah memenuhi sehingga yang bersangkutan ditetapkan jadi tersangka dan ditahan," terang Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Minggu (08/04).

Ulasnya, sejak awal proses meskipun tragedi KA Sancaka jurusan Jogjakarta-Surabaya masuk kategori kecelakaan lalu lintas namun penyidikan kepada sopir truk trailer yang merupakan pekerja proyek double track langsung ditangani Satreskrim Polres Ngawi. Mengingat kejadiannya ada di perlintasan sebidang tanpa palang pintu dikilometer 215+800 masuk Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan, Ngawi atau 10 kilometer sebelum Stasiun Walikukun.

"Sopir truk trailer sewaktu dilakukan penyidikan mengakui akan tindakan kelalaian itu," kupasnya.

Seperti diketahui dari hasil penyidikan, saat kejadian Muhamad Sholeh Ajiaman menjalankan truk trailernya tanpa diketahui petugas pengatur jam kereta api. Ketika melintas diatas rel kereta api tanpa palang pintu ia menjalankan truknya terlalu menikung. Karena haluanya tidak tepat membuat truk trailer yang posisinya kosong tanpa muatan itu pun jadi macet. Saat bersamaan dari arah barat muncul KA Sancaka kontan saja sopir truk meloncat keluar menyelamatkan diri.

Namun badan truk trailer terlanjur diatas  rel tabrakan maut langsung terjadi. Akibatnya lokomotif KA Sancaka dengan  nomor CC 201839 terlempar keluar rel membuat Mustofa selaku masinisnya tewas dengan posisi badan terjepit. Sedangkan Hendra Wahyudi asisten masinis mengalami luka berat. Dari kejadian ini Muhamad Sholeh Ajiaman dijerat dengan Pasal 359 KUHP Subsider Pasal 360 KUHP. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: