Friday, April 6, 2018

Tragedi Tol Ngawi Sopir Bus Subur Jaya Berpotensi Jadi Tersangka

SiagaNews || Kecelakaan maut di tol Wilangan-Ngawi kilometer 568-800 tepatnya masuk Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Ngawi sekitar pukul 04.30 WIB pada Kamis kemarin, (05/04), pihak Satlantas Polres Ngawi langsung ambil tindakan. Kali ini dilakukan gelar perkara untuk melihat kepastian dari penyebab lakalantas yang merenggut satu nyawa tersebut. 
 
Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin mengatakan, sesuai dari perkembangan yang ada Suroto (40) warga Desa Srihardono, Kecamatan Pudong, Bantul, Yogyakarta, selaku sopir Bus Pariwisata Subur Jaya nopol K 1627 GD cukup berpotensi statusnya menjadi tersangka. Hanya saja untuk menetapkan status tersebut pihaknya cukup ekstra hati-hati dengan melihat sesuai hasil gelar perkara yang dilakukan.
“Kalau saat ini statusnya belum tersangka kita masih menunggu hasil dari gelar perkara dulu. Kita perlu data detail menyangkut kejadian kemarin itu,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin, Jum’at (06/04).
Seperti diketahui dari kecelakaan maut yang terjadi kemarin itu melibatkan Bus Pariwisata Subur Jaya nopol K 1627 GD kontra truk tronton pengangkut minyak goreng merek Hemart nopol L 8288 UB. Diterangkan, kejadian ini bermula bus pariwisata melaju dari timur ke barat dengan kecepatan sekitar 150 kilometer/jam. 

Searah didepanya melintas truk tronton pengangkut minyak dengan kecepatan sedang. Karena laju bus terlalu kencang membuat pecah ban bagian sisi kiri. Mengakibatkan laju bus oleng tidak terkendali langsung menabrak samping kanan belakang truk tronton yang dikemudikan Sayono (50) warga Desa Gayamprit, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, Jateng.

“Penyebab kecelakaan lalu-lintas yang terjadi dilokasi tol Wilangan-Ngawi tersebut diduga kuat setelah bus pariwisata hendak menyalip truk tronton yang ada didepanya. Mendadak bus itu mengalami pecah ban depan kiri dan menabrak truk dibagian belakangnya,” terang Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin.

Akibat kejadian itu tandasnya,  kedua kendaraan mengalami kerusakan berat. Bahkan Munari (42) warga Desa Kemudu, Kecamatan Sulang, Rembang, Jateng, yang merupakan kernet Bus Pariwisata Subur Jaya dinyatakan tewas dilokasi kejadian akibat luka-lukanya. Selain mengakibatkan satu orang tewas beberapa orang penumpang bus mengalami luka-luka. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: