Sunday, May 6, 2018

Diabetes Mulai Serang Usia Muda?Pemuda Babadan Melawan Diabetes Kronis


SiagaNews ||  Sebut saja Sugiharto pemuda 35 tahun asal Dusun/Desa Babadan, Kecamatan Paron, Ngawi, kondisinya makin memprihatinkan. Dimasa usianya masih produktif ia harus melawan penyakit diabetes yang menggerogoti tubuhnya selama setahun terakhir. Sekarang ini Sugiharto hanya bisa berbaring lemah tanpa bisa pindah dari tempat tidur dirumah orang tuanya yang cukup sederhana.

Terlihat kedua kakinya pada bagian sekitar tumit mengalami luka terbuka. Bahkan salah satu jari jempol kaki terlepas akibat ganasnya serangan diabetes. Kondisi memprihatinkan yang dialami Sugiharto itu bertambah jika dilihat dari sisi perekonomiannya. Betapa tidak, untuk mencukupi kebutuhan  makan  saja harus bertumpu pada ibunya yang sudah tua dengan beraktifitas sebagai pedagang tempe. Maklum meski usianya diatas kepala tiga Sugiharto masih membujang alias belum menikah.

Menurut ibunya, penyakit semacam diabetes yang dialami Sugiharto bermula dari peristiwa setahun lalu. Ketika disawah salah satu kaki Sugiharto terkena cangkang keong yang mengakibatkan luka tidak kunjung sembuh. Hingga sekarang kondisinya makin memburuk ia pun berjuang melawan penyakitnya tanpa harus berbuat apa. Sayangnya hingga kini tidak ada satupun pihak lain turun tangan khususnya pemerintah untuk membantu pengobatan Sugiharto.

Seperti diketahui tentang penyakit diabetes, hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) Kemenkes RI menyebutkan penyakit diabetes merupakan pembunuh nomor tiga di Indonesia. Posisi pertama penyakit jantung dan peringkat kedua, stroke. Penderita diabetes sekitar 48 persen berasal dari usia 35-44 tahun. Rata-rata mereka awalnya tidak menyadari jika mempunyai penyakit diabetes. Prevalensi penderita diabetes di Indonesia berdasarkan kelompok usia menunjukkan bahwa 2 dari 100 penderita, berusia antara 25-34 tahun. Faktor penyebabnya karena pola makan, minum yang dikonsumsi, stres, serta tidak bisa mengatur pola istirahat. (pr/n)






SHARE THIS

Author:

0 komentar: