Friday, May 4, 2018

Hendak Petik Mawar Berakhir Di Bui


SiagaNews || Akhir petualangan cinta Pram pemuda 20 tahun asal Dusun Mangkujayan, Desa Widodaren, Kecamatan Gerih, Ngawi, berakhir tragis. Betapa tidak, ia digelandang petugas kepolisian setelah dilaporkan warga Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Ngawi, atas dugaan tindak pencabulan pada Rabu, 2 Mei 2018, sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam laporanya itu disebutkan, Pram telah diduga mencabuli korban sebut saja Mawar perempuan dibawah umur yang masih tercatat sebagai pelajar asal Kecamatan Kendal. Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko dihadapan wartawan mengatakan, Pram sebelum waktu kejadian menaruh hati pada korban. Namun rasa cintanya itu ternyata tidak direspon oleh korban alias  cintanya bertepuk sebelah tangan.

Tanpa pikir panjang lagi Pram menjemput korban dengan alasan telah seijin orang tuanya. Setelah berhasil mengelabui, korban diajak jalan-jalan di salah satu tempat diwilayah Madiun. Dilokasi inilah diduga Pram telah menggerayangi beberapa bagian tubuh korban beberapa kali. Namun korban terus berontak atas perlakuan Pram yang tidak patut tersebut. Ketika waktu beranjak malam, Pram mengantarkan pulang korban ke rumahnya.

Ditengah perjalanan inilah terduga pelaku mengulangi perbuatanya lagi pada korban. Tepatnya ditengah area persawahan masuk Desa Majasem. Dijelaskan AKP Maryoko, Pram sempat memaksa korban untuk berhubungan badan layaknya suami istri. Merasa ajakan tidak layak korban pun berpura-pura lagi masa menstruasi. Setelah gagal melampiaskan nafsu syahwatnya korban diantarkan pulang ke rumahnya.

"Kejadian itu terbongkar setelah kakak korban mencarinya. Ternyata korban oleh terlapor telah diperlakukan tidak patut dan diduga telah dicabuli. Saat diperiksa di PPA Polres Ngawi terduga pelaku mengakui perbuatanya," jelas Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Maryoko, Jum'at, (04/05).

Pungkasnya, untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap Pram dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik di PPA Polres Ngawi. Sedangkan korban dimintai keterangan seputar perilaku Pram sebelum maupun saat kejadian. Untuk itu Pram langsung dijebloskan ke sel Mapolres Ngawi sampai proses BAP selesai atas kasusnya sebelum dihadapkan ke meja hijau. (pr/n)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: