Sunday, June 24, 2018

PDIP Ngawi Blusukan Maksimalkan Kampanye Terakhir Ajak Coblos Nomor 2


SiagaNews || Tepatnya hari ini, Sabtu (23/06), merupakan hari terakhir masa kampanye dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018.

Tidak ingin kehilangan waktu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ngawi lakukan Ledang atau Bende keluar masuk desa dan kelurahan.

Kegiatan dengan melibatkan 40 tim Bende mengajak warga memilih Calon Gubernur Saifullah Yusuf dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno (Gus Ipul-Puti) dengan nomor urut 2.

Ketua DPC PDIP Ngawi sekaligus Ketua Tim Pemenangan Gus Ipul-Puti, Dwi Rianto Jatmiko, mengatakan PDIP berkomitmen dan terus berusaha untuk tertib aturan sesuai yang dijadwalkan KPU.

"Bende yang kami lakukan hari ini dengan blusukan desa dan kelurahan bertujuan untuk mensosialisasikan Pilgub Jawa Timur agar pemegang hak suara untuk mencoblos nomor 2 nantinya," terang Antok panggilan akrab dari Dwi Rianto Jatmiko.

Tandasnya, Bende yang disasar tim secara blusukan itu terdiri 213 desa dan 4 kelurahan di seluruh 19 kecamatan. Dengan melibatkan 40 kendaraan roda empat dilengkapi speaker aktif.

Mengingat belum semuanya warga masyarakat sadar dan tahu persis jika 27 Juni 2018 pada hari Rabu Pon waktunya coblosan Pilgub Jawa Timur 2018. Semua pengurus PDIP dan kader bergerak serentak, sejak pagi masuk ke desa dan kelurahan membagi-bagikan brosur, stiker, kalender dan kaos.

“Bapak, ibu dan saudara sekalian, jangan lupa, 27 Juni nanti, datang ke TPS-TPS. Coblos nomor 2, Gus Ipul-Mbak Puti. Letaknya di sebelah kanan,” kata Antok.

Antok mengajak kawan-kawan jajaranya di PDIP sampai tingkatan ranting untuk keluar masuk desa. Untuk aktif memberikan informasi secara gamblang kepada pemilih untuk mencoblos nomor urut 2 Gus Ipul-Puti.

Sementara itu Syamsul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi menerangkan, Bende keliling yang dilakukan PDIP sangat membantu peranya dalam sosialisasi Pilgub Jawa Timur 2018.

Kalau sebatas Bende tidak melanggar aturan kecuali konvoi atau arak-arakan keliling memanfaatkan banyak kendaraan. Sebab mulai 24-26 Juni 2018 adalah masa tenang dan dilarang untuk melakukan kampanye apapun alasanya kepada setiap tim pemenangan. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: