Tuesday, July 17, 2018

Nilai Pembagi Terlalu Besar Sainte Lague Pemilu 2019 Bisa Kontroversi

SiagaNews || Ketua DPC PDIP Ngawi Dwi Rianto Jatmiko menilai sistem Pemilu 2019 untuk DPR dan DPRD kurang tepat apabila merujuk pada sainte lague atau metode perhitungan dan  penetapan jumlah kursi. Bebernya, meskipun masing-masing partai mempunyai sudut pandang berbeda atas sistem sainte lague. Akan tetapi bagi PDIP dianggap kurang proporsional pada aturan yang diterapkan pada Pemilu 2019 mendatang itu.

“Saya kira masing-masing partai mempunyai sisi tersebut (sainte lague-red). Kalau di kami tentu saja capaian untuk perolehan kursi diatas tiga itu yang agak berat karena posisi pembaginya sangat besar,” kata Antok sebutan lain Dwi Rianto Jatmiko, Selasa, (17/07).

Menurutnya skema yang berlaku pada sistem temuan ahli matematika Andre Sainte dari Perancis tersebut nilai pembagi suara untuk menentukan perolehan kursi terlalu besar yakni bilangan 7. Justru sebaliknya, apabila partai dengan perolehan kursi dibawah tiga dengan model skema yang diterapkan KPU akan diuntungkan.

Maka dengan alasan itulah Antok menilai penerapan metode konversi suara lebih proporsional jika memakai sistim kuota yakni Bilangan Pembagi Pemilih (BPP) seperti Pemilu 2014. Namun apapun alasanya ia pun mematuhi semua peraturan dari pihak penyelenggara pemilu tersebut (KPU-red) yang telah ditetapkan melalui UU Nomor 07 Tahun 2017.

Ditempat berbeda Samsyul Wathoni Ketua KPU Kabupaten Ngawi dengan sistem sainte lague pada proses penghitungan sekaligus pembagian kursi hasil Pemilu 2019 malah lebih proporsional. Menurut Toni panggilan akrab dari Ketua KPU Kabupaten Ngawi itu, keuntungan sainte lague adalah partai yang kompetitif di dapil berpeluang memenangi satu kursi atau lebih.

Dalam hal ini, partai yang dominan banyak diuntungkan dengan sistem tersebut. Berbicara dari sisi efektifitas dan juga estetika saat rekapitulasi, dibandingkan dengan sistem kuota atau BPP, model sainta lague lebih representatif jika digunakan pada saat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara, hasil perolehan suara tiap partai akan terbagi otomatis.

Dan didapatkan peringkat atau urutan tertinggi sampai terendah tanpa melakukan perhitungan untuk mencari BPP. Jika hasil ditampilkan pada slide, maka hasil akan langsung terlihat secara otomatis oleh para peserta dengan mempergunakan aplikasi yang tersedia pada MS Office. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: