Tuesday, August 7, 2018

Nahas, Petani Tirak Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus

SiagaNews || Nahas nasib yang menimpa Supangat (58) salah satu petani asal Desa Tirak, Kecamatan Kwadungan, Ngawi dinyatakan meninggal akibat tersengat listrik jebakan tikus. Korban baru diketahui meninggal setelah menjalani perawatan di Klinik Adi Rahayu Desa Simo, Kecamatan Kwadungan pada pukul 18.00 WIB, Selasa, (07/08).

Awalnya pukul 17.30 WIB Supangat berada di sawah miliknya yang tengah terpasang kawat dialiri listrik sebagai jebakan tikus. Sewaktu kejadian kondisi sawahnya berair dan basah. Mendadak kata saksi Sukadi dan Suyadi korban mendadak terjatuh dan pingsan serta kondisinya lemas langsung diberikan pertolongan. Sesaat kemudian korban dilarikan ke klinik terdekat.

"Saat dilakukan pemeriksaan pada korban sewaktu sampai klinik ternyata kondisinya meninggal," terang Kapolsek Kwadungan AKP I Wayan Murtika.

Jelasnya, kawat beraliran listrik dilokasi sawah korban bertenaga 10 KW/KVA dari mesin diesel. Sebelum ada kejadian seperti biasa dimanfaatkan untuk jebakan tikus yang menyerang tanaman padi milik Supangat tersebut. Akibat kejadian pada petang hari itu polisi mengamankan lokasi dan menyita beberapa barang bukti.

Seperti kawat tanpa pembungkus, pakaian milik korban dan mesin diesel serta generator. Sedangkan jenasah korban usai di visum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Setelah menolak untuk dilakukan outopsi pada jenasah Supangat.

"Terkait kejadian yang menimpa korban saya harapkan untuk hati-hati dalam memasang jebakan tikus apalagi beraliran listrik itu sangat berbahaya. Karena kejadian seperti itu sering terjadi dibeberapa daerah," tutup Kapolsek Kwadungan. (pr)


SHARE THIS

Author:

0 komentar: