Monday, October 1, 2018

Sikap Ansor Ngawi : Generasi Jangan Lupa Sejarah Kebiadaban PKI

SiagaNews || Patut disayangkan, generasi sekarang ini tidak jarang lupa akan sejarah maupun perjalanan bangsanya sendiri pasca kemerdekaan. Patut diingat tidak lain adalah bengisnya dan kebiadaban Partai Komunis Indonesia (PKI) yang sudah dua kali berbuat makar dengan mencoba merubah ideologi Pancasila dan UUD 1945.


Kekejian PKI ini jelas faktanya bukan sejarah masa lalu yang dipelintir sedemikian rupa seperti sekarang ini yang sering berhembus. Patut dicatat, kekejaman PKI ditahun 1948 dan aksi penculikan dengan korban para jenderal TNI tahun 1965.


Menanggapi bengisnya PKI, Ali Mochtar selaku Satkorcab Banser Ngawi termasuk pengurus Pemuda Ansor Ngawi mengharapkan harus adanyanya edukasi dan pendidikan dini terhadap generasi penerus jangan sampai lupa sejarah bangsanya sendiri. Antisipasi seperti itu harus dilakukan secara periodik dan berkelanjutan jangan sampai pemahaman terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung di Pancasila maupun UUD 1945 terkikis.


Mengingat di wilayah Ngawi ujar Ali Blangkon demikian sapaan akrabnya, ada satu monumen yang merintih tak terperi akibat lara akan ganasnya PKI saat itu. Sebut saja Monumen Suryo yang berada diarea hutan ditepi Jalan Raya Ngawi-Mantingan atau tepatnya masuk Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Ngawi.


Beber Ali, setelah menghadiri peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 1948 di Yogjakarta usai acara Gubernur Suryo pun pamit pulang ke Madiun. Nahas, sesampainya dihutan Peleng atau sekitar Monumen Suryo sekarang ini mobil Gubernur Jawa Timur pertama kalinya ini dicegat oleh segerombolan PKI.


Gubernur Suryo yang mempunyai nama asli Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo ini bersama dua pengawalnya dibunuh dengan cara sadis. Demikian juga mobilnya turut dibakar. Kekejaman seperti inilah yang dilakukan PKI di era tahun 1948 maupun 1965.


Ali Blangkon yang tercatat sebagai salah satu calon legislative Partai Gerindra Dapil II Ngawi itu menghendaki kepada semua elemen masyarakat jangan sampai lupa sejarah terhadap catatan hitam PKI. Dengan semangat totalitas ujarnya, NKRI sudah harga mati harus dipertahankan sampai kapanpun. (pr)




SHARE THIS

Author:

0 komentar: