Previous
Next

Thursday, August 16, 2018

Parah, Di Kedunggalar Maling Nekat Sikat Truk

Parah, Di Kedunggalar Maling Nekat Sikat Truk

SiagaNews || Tasi pria 67 tahun warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi terpaksa harus gigit jari lantaran kehilangan kendaraanya roda empat. Menyusul truk dump merek Mitsubishi warna kuning nopol AE 9756 M baru saja lenyap diembat maling. Sesuai keterangan Polsek Kedunggalar kejadian yang dialami korban baru diketahui sekitar pukul 04.00 WIB pada Kamis, (16/08).

Saat itu Sujiati istri Tasi bangun tidur langsung pergi kedepan rumah. Nahas, ia tidak lagi melihat kendaraanya tersebut yang sebelumnya sengaja diparkir didepan rumah. Kemudian membangunkan suaminya untuk mencari keberadaan truk dengan bertanya kepada tetangga dekatnya.

“Memang ada salah satu tetangganya mendengar ada suara mesin truk sebelum kejadian. Dikira yang membawa si pemiliknya karena biasanya memang bongkar muatan pasir,” terang Kapolsek Kedunggalar AKP Sukisman.

Usai kejadian terangnya, Tasi langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya tersebut ke Polsek Kedunggalar. Dari pelaporan korban pihak polisi pun melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Akibat aksi maling nekat ini korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 45 juta. (pr)

Sunday, August 12, 2018

Tidak Sekedar Teori, Ratusan Siswa MI PSM Sulursewu Lakukan Manasik Haji

Tidak Sekedar Teori, Ratusan Siswa MI PSM Sulursewu Lakukan Manasik Haji

SiagaNews || Ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) PSM Sulursewu, Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Ngawi melakukan kegiatan manasik haji bersama ratusan siswa MI lainya yang tergabung ke dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Gelung wilayah selatan, Sabtu, (11/08/2018).

Para siswa tersebut, mengikuti latihan manasik haji layaknya di Mekkah, Arab Saudi komplit mengenakan pakaian haji berupa kain ihram lengkap. Kegiatan yang berlangsung hampir dua jam itu digelar dilapangan Desa Gentong, Kecamatan Paron, dibimbing langsung petugas dari Kemenag Ngawi.

Dalam kegiatan manasik haji, terlihat ratusan para siswa dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakannya, misalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu para siswa juga belajar bagaimana cara melakukan praktik tawaf, sa’i, wukuf, lempar jumrah, dan prosesi ibadah lainnya dengan kondisi yang dibuat mirip dengan keadaan di tanah suci.

“Alhamdulillah para siswa mengikuti manasik haji ini dengan khusyu sehingga kedepanya diharapkan dapat menanamkan keinginan para siswa untuk berhaji apabila mereka sudah dewasa. Dan kegiatan ini sangat memberikan manfaat agar para siswa sejak dini mengetahui apa saja rukun haji yang harus dilaksanakan di tanah suci,” terang Syukron Fadly Kepala Sekolah (Kasek) MI PSM Sulursewu.

Sementara itu Tri Mulyo pembimbing manasik haji dari Kemenag Ngawi menjelaskan, kegiatan manasik haji tidak lain untuk mengimplementasikan ilmu tentang haji serta rukun-rukunya. Setelah siswa hanya sebatas mengetahui tentang haji melalui teori sehingga patut untuk dipraktikan melalui manasik haji.

“Manasik haji yang dilakukan dapat memberikan satu inspirasi bagi siswa bagaimana dengan prosesi naik haji di tanah suci sana. Maka, dalam manasik haji ini kita lakukan seluruh rukun-rukunya sesuai tahapan yang harus dilakukan,” ungkap Tri Mulyo. (pr)

Friday, August 10, 2018

Hendak Pesta Sabu Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

Hendak Pesta Sabu Pria Ini Malah Ditangkap Polisi

SiagaNews || Nasib apes menimpa SFR alias Gaphos (28) warga Desa Kersoharjo, Kecamatan Geneng, Ngawi diduga hendak melakukan pesta sabu-sabu dengan rekanya malah tercium oleh aparat kepolisian.

Akibatnya, pria kurus tersebut setelah dipastikan memakai barang haram langsung disergap petugas. Peristiwa yang dialami Gaphos tersebut pada Rabu lalu 08 Agustus 2018 saat hendak pesta sabu-sabu di salah satu rumah masuk Desa Gelung, Kecamatan Paron, Ngawi.

Dari tangan Gaphos polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,24 gram, pipet kaca serta satu unit handphone. Kasatreskoba Polres Ngawi AKP Djanu Fitrianto mengatakan, penangkapan terhadap SFR alias Gaphos setelah melakukan upaya undercover atau penyanggongan selama beberapa hari sebelumnya.

“Gaphos berhasil kita sergap setelah dilakukan penyelidikan sebelumnya. Saat terjadi aksi baru kita lakukan penangkapan,” terang Kasatreskoba Polres AKP Djanu Fitrianto saat press release, Jum’at, (10/08).

Jelasnya, terduga pelaku sabu-sabu merupakan pemain lama sebelum ditangkap polisi. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya Gaphos diancam dengan Pasal 112 dan Pasal 131 UURI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan demikian Gaphos terancam penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Ditempat yang sama polisi juga mengungkap kasus peredaran sabu-sabu dan pil koplo. HDS alias Samson (22) pria asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, Magetan harus berurusan dengan polisi. Setelah dari tanganya polisi berhasil mengamankan barang haram yang diduga sabu-sabu seberat 0,98 gram dan 10 butir pil koplo jenis double L.

Samson tidak berkutik ketika disergap petugas saat melakukan transaksi di pinggir jalan depan SDN Kuniran 2 masuk Desa Kuniran, Kecamatan Sine, Ngawi. Akibat kejadian ini Samson diancam penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun. (pr)